Showing posts with label BISNIS. Show all posts
Showing posts with label BISNIS. Show all posts

5 Hal Yang Dipelajari Dari Strategi Marketing Coca Cola


Coca Cola telah populer selama lebih 100 tahun dan dijuluki "Merek Visi" atau "Vision Brand".

Kegiatan pemasaran dan komunikasinya memiliki tujuan dan menghubungkan para audience dengan cara yang membuatnya lebih unggul dari pesaing-pesaing.

Misi Coca Cola bukan tentang penjualan produk tetapi melakukan perubahan positif yang nyata di dunia, yakni menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik.

Pernyataan misi Coca Cola

Untuk menyegarkan dunia
Untuk menjadi inspirasi detik optimis dan kebahagiaan
Menghasilkan nilai dan melakukan perubahan
Akhir-akhir ini mereka menyadari bahwa strategi pemasaran yang telah membuahkan keberhasilan bagi mereka berdekade lamanya perlu diubah dan dengan itu mereka telah beralih dari "Keunggulan Ciptaan" (Creative Excellence) kepada "Keunggulan Content" (Content Excellence).

Keunggulan ciptaan telah lama menjadi jiwa iklan Coca Cola dan mereka telah mengambil keputusan yang sekarang, content adalah kunci pemasaran abad ke-21 di jaringan sosial.

Coca Cola menganggap content sebagai suatu keharusan dan unsur untuk "brand engagement".



Apakah yang dapat dipelajari dari strategi pemasaran Coca Cola?


Pelajaran 1: Hasilkan Liquid Content

Tujuan keunggulan content adalah penghasilan ide yang dapat tersebar luas sehingga ia tidak terkendali. Inilah yang dinamakan "liquid content".

Dalam jaringan sosial, orang bisa berbagi ide, video dan foto dengan mudah dalam media sosial seperti Facebook.

Jadi, hasilkan content yang menarik untuk dibagi, dalam bentuk gambar, video maupun artikel.

Pelajaran 2: Pastikan Content Anda Terkait

Langkah berikutnya, pastikan ide-ide ini menghasilkan content yang berhubungan dengan

Tujuan bisnis perusahaan Anda
merek
minat konsumen
Inilah yang dikatakan content yang berkait .... Content yang relevan dan berhubungan dengan tujuan dan merek perusahaan.

Pastikan content tersebut menyampaikan pesan yang sejajar dengan misi dan nilai-nilai perusahaan Anda.

Pelajaran 3: Memulai Pendekatan

Coca Cola menyadari bahwa pelanggan memiliki lebih banyak cerita dan ide dari perusahaan itu sendiri, maka galakkan percakapan, bertindak dan bereaksi dalam percakapan itu 365 hari dalam setahun.

"Distribution Technologies" terbaru dalam bentuk Twitter, YouTube and Facebook memberi jangkauan dan kekuasaan dalam tangan pelanggan yang lebih kuat dari sebelumnya.

Jangan hanya membuat tampilan, tetapi Berinteraksilah dengan audience dan tribe Anda.

Pelajaran 4: Beralih Kepada "Penyampaian Cerita Dinamis"

Dalam media tradisional, penyampaian cerita adalah statis dan satu arah. Televisi dan koran menyampaikan cerita pada Anda tanpa saluran untuk berinteraksi.

Coca Cola telah menyadari bahwa untuk memajukan bisnis dalam media sosial, mereka harus beralih dari "Penyampaian Cerita One Way" kepada

"Penyampaian Cerita Dinamis".

Ini berarti Anda harus mengizinkan suatu cerita digubah ketika Anda berinteraksi dan chatting dengan pelanggan Anda. Anda harus berbicara dengan klien Anda melalui berbagai format media dan jarngan sosial.
Penyampaian cerita telah beralih dari statis dan satu arah, ke cerita dari berbagai sudut pandang, menarik dan dapat disebarkan.

Pelajaran 5: Berani dan Kreatif Dengan Produk Ciptaan  Anda

Bagian dari strategi pemasaran content Coca Coala adalah menerapkan prinsip investasi 70/20/10 untuk menghasilkan "liquid content".

70% dari content Anda harus berisiko rendah. Ia pendapatan tetap dan periuk nasi dalam pemasaran (mudah dilakukan dan hanya membutuhkan 50% dari waktu Anda).
20% dari penghasilan content harus berbentuk inovasi terhadap metode-metode yang telah berhasil.
10% dari pemasaran content adalah ide berisiko tinggi yang di masa depan berpotensi menjadi yang 70% atau 20% .... Siap untuk gagal.
Ini memberikan blueprint untuk kemajuan dari suatu rancangan kertas putih; untuk mencoba content yang lebih visual, berani dan menarik dalam dunia internet yang banyak menggunakan multimedia dan content yang interaktif.

Iklan 30 menit Saat Di TV Bukan Lagi Raja

Coca Cola telah membuat kesimpulan yang dunia telah beranjak dari iklan TV 30 Menit. Begitu juga dengan merk Old Spice dan banyak lagi perniagaaan lain yang telah mempergunakan media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.

Kita harus bergerak ke arah model kerjasama dengan pelanggan yang menciptakan buzz dan pendekatan yang lebih interaktif untuk menghasilkan content.

Mempelajari cara untuk membuat percakapan lebih menarik, bertindak dan berinteraksi menjadi sangat penting.

Ide pelanggan, kreativitas dan percakapan bebas dilakukan lewat evolusi jejaring sosial. Mempelajari cara untuk memanfaat dan mengolah percakapan-percakapan tersebut untuk menyoroti merek telah menjadi semakin penting dalam pemasaran.

Bagaimana Dengan Anda?

Apakah Anda memulai percakapan melalui pemasaran? Berapa banyak yang bercerita tentang Anda dalam Facebook?

Adalah Anda membunyai liquid content, berkait dan memiliki berbagai aspek?

6 Hal Ini Menyebabkan Bisnis Anda RUGI !

sedang berbisnis dan selalu mengalami kerugian? mungkin 6 hal dibawah ini tidak anda perhatikan dengan seksama.

1. Tidak Menyediakan Rencana Pemasaran

Statistik dari penelitian Harvard menunjukkan hanya 3% dari perusahaan kecil berhasil maju menjadi perusahaan besar. Elemen utama yang dibagikan oleh perusahaan-perusahaan kecil yang sukses ini adalah masing-masing memiliki rencana pemasaran yang tertulis dan diikuti secara aktif. Ini merupakan bukti yang cukup kokoh.

2. Tidak Menonjolkan Kekhasan Dalam Bisnis

Dalam dunia perusahaan kecil, Anda tidak perlu cemerlang, Anda hanya perlu ada kelainan.

Perusahaan kecil yang menawarkan pengalaman yang lain dari yang lain, menarik, tidak terduga dan luar biasa, adalah bakal menjadi perusahaan yang lebih sukses. Perusahaan kecil yang memberikan pengalaman yang biasa biasa saja akan mendapatkan hasil yang biasa biasa juga.

3. Tidak Memiliki Program Ajakan (Referral)

Strategi pemasaran yang paling unggul dan # 1 bagi perusahaan kecil adalah pemasaran melalui referensi (referral marketing).

Bisnis kecil yang sukses tidak tergantung denagn pengkhabaran mulut ke mulut, tetapi melalui proses sistematis untuk mendorong pemberian referensi (referrals).

4. Tidak Melakukan Pemasaran Kepada Pelanggan Anda

Asset paling berharga apapun bisnis adalah daftar pelanggan. Perusahaan kecil yang berhasil sadar akan hal ini. Mereka tidak akan menghabiskan uang untuk pemasaran kepada orang umum, tetapi akan menggunakan sumber keuangan mereka untuk melakukan pemasaran kepada pelanggan yang sudah ada.

Pemasaran kepada pelanggan tetap akan mendatangkan ...
Pesanan yang lebih besar
Pembelian lebih sering
Lebih banyak referensi

5. Tidak ada Sasaran Kelompok Pelanggan

Ada ungkapan yang menyatakan, "Jika semua orang adalah prospek Anda, maka tidak ada orang yang akan menjadi pelanggan Anda."

Cara paling cepat untuk meningkatkan penjualan adalah dengan memilih target pemasaran dan berkonsentrasi segala kekuatan pemasaran Anda untuk menembus kelompok pembeli tersebut. Ketika Anda melakukannya, kegiatan pemasaran Anda akan membuahkan hasil yang lebih banyak dengan investasi yang sedikit.

6. Tidak Menyadari Tentang Bisnis yang ditekuninya

Ini disebut sebagai "Emyth Syndrome." Terlalu banyak pemilik bisnis yang gagal mengenali satu fakta sederhana: PEMASARAN adalah driver bisnis. Jadi janganlah leka dengan penjualan produk dan layanan saja; Anda seharusnya berkonsentrasi untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Michael Gerber mengatakan, "Fokus TERHADAP bisnis, dan bukannya DALAM bisnis."

kesimpulan

Inilah enam kesalahan besar pemasaran perusahaan kecil. Ada banyak kesalahan yang mungkin dibuat oleh pemilik bisnis kecil, tetapi ini adalah kesalahan-kesalahan yang paling BESAR.

Fokus dalam menyelesaikan semua masalah ini, dan bisnis Anda akan lebih maju dan selalu mendatangkan keuntungan.

5P dan Aplikasinya Dalam Bisnis



Bagaimana caranya untuk kita memasarkan barang penjualan / produk kita kepada pelanggan? Sebenarnya, ada 5 kriteria sederhana yang bisa kita ikuti untuk menawarkan produk kita ke publik. Kriterianya adalah;

Product

Produk yang dijual harus produk yang mendapat permintaan dari pelanggan. Produk yang ditawarkan seharusnya berbeda dari pesaing dan mampu memberi manfaat kepada penggunanya. Jika kita menjual jasa atau layanan, layanan yang diberikan memainkan peran utama dalam penentuan layanan yang Anda berikan kualitas atau tidak.

Kita harus cerdas memantau keinginan konsumen masa kini, sesuai dengan perkembangan zaman. Sebagai contoh, jika dahulu, pisang goreng hanya dimakan kosong atau bersama sambal kecap. Kini, selera konsumen sudah berubah. 'Pisang goreng cheese' kini menjadi fenomena saat. Pisang goreng itu tidak hanya disajikan bersama keju yang diparut, malah turut dihidangkan bersama dengan sirup coklat dan juga es krim.

People

Bila sudah memiliki produk untuk dijual, Anda perlu menemukan 'target market' Anda. Siapa golongan sasar yang Anda yakin akan membeli produk Anda. Jangan malu untuk menjual produk Anda ke kontak atau saudara terdekat terlebih dahulu. Meskipun hanya dimulai dari kontak atau kerabat dekat untuk memperkenalkan produk kita, dampak dan manfaatnya tidak terjangkau.

Jaringan bisnis kita secara otomatis akan meluas dengan sendirinya karena, penyampaian mulut ke mulut sangat membantu dalam memperluas jaringan bisnis. Selain itu, frekuensi pelanggan untuk membeli produk kita juga tergantung pada tingkat layanan yang kita berikan. Meskipun produk kita bagus, tapi servis atau layanan yang diberikan sangat mengecewakan, pelanggan tidak perlu berpikir dua kali untuk tidak kembali membeli produk yang kita tawarkan karena bagi mereka 'customer is always right'.

Place

Tempat di sini berarti area pasar yang sesuai untuk memulai bisnis Anda. Ulasan perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui lokasi strategis yang menjadi fokus pelanggan. Lokasi yang dipilih haruslah mudah untuk dicari oleh pelanggan, menjadi jalur utama pelanggan dan harus ramah 'parking'. Sediakan lot parking yang sesuai karena pelanggan akan berpikir dua tiga kali jika lokasi Anda susah untuk mendapatkan parking.

Sebagai contoh, jika Anda lihat restoran makanan cepat saji seperti KFC, selain membuka cabang di dalam pusat perbelanjaan yang pastinya selalu memiliki pelanggan, mereka juga memilih untuk membuka cabang di daerah fokus siswa karena mereka sadar siswa dan remaja merupakan penggemar setia produk makanan instan.

price

Aspek keempat yang harus diperhitungkan di dalam pemasaran adalah harga produk yang ingin dijual. Harga yang dikenakan kepada pelanggan harus terjangkau dengan kondisi ekonomi saat ini setimpal dengan kualitas yang diberikan. Jangan kenakan harga yang terlalu tinggi karena pengguna sekarang memiliki lebih banyak pilihan lain yang ditawarkan pada harga yang jauh lebih murah.

Saat hendak menentukan harga penjualan, ambil kira segala biaya-biaya yang telah dihabiskan dan tentukan target margin keuntungan yang Anda inginkan. Anda juga harus menetapkan harga terendah yang Anda tawarkan kepada pelanggan setelah dikurangi dengan biaya. Hal ini untuk memastikan Anda masih bisa mendapatkan kembali modal yang telah dikeluarkan meskipun Anda menawarkan harga terendah kepada pelanggan.

Promotion

Anda harus memilih metode yang tepat untuk mempromosikan produk dan bisnis Anda. Apa yang paling penting adalah, promosi yang dilakukan harus konsisten dan bukannya sekadar hangat-hangat tahi ayam saja. Promosi yang berkelanjutan akan menjadi signal kepada konsumen untuk terus membeli produk Anda. Promosi dapat dilakukan baik melalui media cetak, elektronik maupun sosial.

Jika Anda inginkan biaya yang rendah, tentunya media sosial yang menjadi pilihan terbaik. Anda dapat mempromosikan produk Anda di situs-situs sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter maupun Instagram. Promosikan dahulu produk Anda ke teman-teman terdekat dan keluarga karena dari jaringan kecil inilah akan adanya satu jaringan bisnis besar, yang akan membawa bisnis Anda ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Tips Pemasaran Ayam Kentucky


Persaingan dalam bisnis ayam goreng ala Kentucky sekarang sudah semakin sengit. Untuk tetap bersaing dan meningkatkan hasil penjualan, ayam goreng Anda harus memiliki kelainan dibandingkan dengan pedagang lain. Ini membutuhkan waktu dan kesabaran.

Berikut adalah tips pemasaran ayam goreng ala Kentucky yang dapat digunakan dalam bisnis Anda:

1.Rasa yang khas dan beda

Anda harus mencoba menjual ayam goreng Kentucky yang berbeda rasa setiap hari supaya ayam goreng Anda dapat menarik minat pembeli. Misalnya, setiap hari Senin Anda dapat menjual ayam goreng ala Kentucky rasa "hot & spicy", Selasa rasa "BBQ", dan bumbu-bumbu lain pada hari-hari selanjutnya. Berikan nama yang unik untuk setiap rasa yang ditawarkan. Misalnya, ayam "KARI letup" untuk rasa "kari pedas". Anda juga dapat terus menjual ayam goreng bumbu biasa karena memang ada pembeli yang lebih suka dengan rasa biasa.

2.Tanda  yang jelas

Berikan informasi yang jelas kepada pembeli tentang rasa baru ayam goreng yang Anda tawarkan. Pasang spanduk dengan desain yang menarik dan gunakan tulisan yang jelas. Ini bertujuan untuk menarik perhatian orang yang lalu-lalang untuk datang mencoba.

3.Kualitas dan rasa

Anda harus mempertahankan kualitas dan rasa agar para pembeli tidak dikecewakan. Anda harus memiliki kualitas pembuatan yang konsisten dan selalu menggunakan bahan-bahan berkualitas yang serupa.

4.Edarkan iklan

Sesekali, edarkan brosur ke perumahan dan kantor yang dekat tempat Anda berbisnis. Berikan juga sehelai brosur kepada setiap pelanggan yang datang sehingga mereka dapat memberikannya kepada orang lain.

5.Layanan terbaik

Selalu berikan layanan yang terbaik kepada semua pembeli yang datang sehingga mereka merasa nyaman dan bersedia datang kembali. Jangan sekali-kali memperlakukan pelanggan Anda menggunakan kata-kata yang kurang sopan. Jika banyak pelanggan Anda puas denagn pelayanan yang diberikan, maka Anda akan memiliki pelanggan setia dan ini berarti bisnis Anda dapat terus berkembang.

Selamat mencoba tips pemasaran ayam goreng ala Kentucky yang telah saya sajikan di atas dan selamat mencoba!

Tips Bisnis Untuk Perusahaan Bidang Minuman


Bidang perusahaan minuman memiliki potensi yang baik untuk ditekuninya. Perusahaan ini merupakan salah satu jenis perusahaan SME yang memiliki banyak penggemar. Produk minuman ini dihasilkan bertujuan untuk memenuhi keinginan pasar terhadap kebutuhan dasar tersebut.

Meskipun telah banyak SME yang menggeluti bisnis bentuk ini, tetapi bidang ini masih memiliki peluang bisnis yang banyak. Bisnis makanan dan minuman selalu memiliki pasar yang baik karena manusia dari berbagai tingkat usia pasti perlu makan dan minum. Bahkan, makanan dan minuman merupakan kebutuhan dasar harian. Ini menyebabkan perusahaan bentuk ini bisa dikatakan tidak akan gagal, selagi Anda mementingkan aspek-aspek berikut. Berikut adalah beberapa tips menjalankan perusahaan SME dalam bidang minuman:

1.Perisa yang sesuai dengan selera masyarakat

Rasa merupakan faktor penting dalam suatu perusahaan yang melibatkan gizi. Untuk menghasilkan sesuatu rasa, Anda harus melakukan pengamatan dengan mengunjungi beberapa tempat yang memang sudah memiliki banyak pelanggan. Kaji karakteristik khas makanan atau minuman tersebut. Jangan lupa untuk mencobanya di rumah sehingga mendapatkan rasa yang diinginkan. Coba lakukan inovasi hebat yang mampu menarik pelanggan, dan jangan gunakan bahan tambahan yang bisa membahayakan pengguna, sepert pemanis tambahan, pengawet, perwarna buatan dan lain-lain.

2.Perbaiki kualitas minuman

Pada tahap awal biasanya ada banyak hal yang harus Anda perbaiki terutama dari segi rasa. Anda bisa mendapatkan komentar dari anggota-anggota keluarga dan teman-teman tentang rasa minuman tersebut. Mendistribusikan minuman secara gratis kepada mereka juga merupakan salah satu langkah yang baik dalam mempromosikan minuman Anda.

3.Layanan dan penampilan yang menarik

Kedua faktor ini sangat penting untuk menarik perhatian pelanggan. Selalu bersikap ramah dengan pengunjung yang datang ke tempat Anda. Ingatlah bahwa "pembeli adalah raja". Ini berarti kita harus memperlakukan mereka dengan sopan dan beretika. Beri perhatian terhadap sajian minuman Anda; berikan penampilan yang menarik untuk produk Anda sehingga pelanggan merasa tertarik. Apa salahnya jika Anda memberikan kemasan yang cantik untuk setiap minuman yang dijual.

4.Mengembangkan bisnis dalam bentuk waralaba

Jika satu tempat usaha Anda telah berhasil, tidak salah jika Anda mencoba untuk mengembangkan perusahaan Anda. Sistem waralaba dapat membantu bisnis Anda berkembang dan menjangkau lebih luas. Selain menguntungkan, bisnis SME yang dilakukan secara sistem waralaba dapat membuka peluang pekerjaan bagi mereka yang membutuhkannya. Jadi jangan sekali-kali meremehkan apapun jenis bisnis karena bisnis yang kecil mampu menjadi bisnis yang besar jika diusahakan dengan sungguh-sungguh.

Tips membuka bisnis SME penjualan minuman ini singkat saja tetapi keberhasilan dapat diraih jika kita bersungguh-sungguh dalam menceburi peluang bisnis ini.

Teknik Kemasan Produk Penjualan Makanan


Jika Anda hendak membeli makanan instan atau makanan ringan, selain isinya Anda juga bisa tertarik dengan kemasan. Jadi, memahami teknik kemasan produk yang baik dapat menbantu Anda meningkatkan penjualan produk.

Jangan memandang remeh pentingnya kemasan. Meskipun akhirnya ia akan dibuang, tetapi tinjauan yang dibuat menunjukkan bahwa fitur kemasan sangat penting dalam menentukan keputusan pembelian. Setelah semua pengguna melihat kemasan dahulu sebelum melihat isinya. Jadi, sekali lagi, jangan abaikan teknik kemasan produk makanan Anda.

Bagaimana Pengemasan Yang Menarik?

Berikut adalah beberapa pilihan kemasan produk makanan yang dapat meningkatkan nilai penjualan.

Kemasan Food Grade (berkualitas)/higenis

Ini mungkin hal paling penting untuk dipertimbangkan ketika Anda merencanakan kemasan produk makanan. Di zaman sekarang, kesadaran masyarakat tentang kesehatan sudah tinggi dan mereka sangat memahami bahaya kemasan yang beracun. Jadi, kemasan produk makanan kualitas food grade/tidak memberi efek samping jelek bisa menjadi selling point yang kuat.

Kemasan Daur Ulang

Jika Anda membayangkan daur ulang sebagai limbah, jelas sekali salah. Tidak mungkin Anda dapat membungkus makanan dengan barang buangan. Di sini produk daur ulang yang dimaksud adalah kemasan yang dapat digunakan kembali oleh pengguna untuk penggunaan lain atau digunakan kembali sebagai pembungkus. Jika kita pergi ke alfamaret atau indomaret, ketika membeli makanan kemudian dikantongi plastik, maka kantong plastik tersebut adalah kantong plastik dari daur ulang yang mudah terurai. Dengan ini berarti cukup mengurangi limbah.

kemasan Fancy

Jika produk Anda memiliki pasar anak-anak atau remaja, kemasan produk yang berciri lucu dan cantik adalah pilihan yang baik. Kemasan yang lucu dapat memikat pelanggan Anda dan mendorong mereka untuk membeli.

Kemasan One Stop Useness

Anda bisa membuat kemasan yang praktis. Kemasan jenis ini adalah seperti kemasan makanan mi instan yang menggunakan wadah anti bocor yang memungkinkan Anda merebus mi terus dalam wadah kemasan.
Ini hanya sebagian dari ide baru yang saya pikirkan berdasarkan tinjauan berbagai produk di pasar. Anda dapat menerapkan ide ini dalam bisnis Anda atau jika Anda punya ide yang berbeda Anda dapat bagikan dengan saya di sini.

Cara Bersaing Sehat Dalam Bisnis


Kecanggihan gadget tidak dipersiakan ketika banyak orang termasuk pelajar dan ibu rumah, tak kurang juga mereka yang memiliki karir menfaatkan setiap media sosial sebagai media mempromosikan bisnis online mereka. Berbagai produk dari ujung rambut ke ujung kaki termasuk makanan, namakan saja pasti ada. Ada yang memulai bisnis online untuk mencari duit saku, untuk menambah penghasilan dan ada juga yang mengambil risiko untuk berhenti kerja demi melakukan bisnis penuh waktu. Tapi dengan dumping bisnis online ini, dapatkah mereka bersaing?

STRATEGI PERMASARAN YANG EFEKTIF

Jika Anda menjual pakaian, syal dan tas tentu saja bisnis ini sudah berlambak tumbuh bak jamur setelah hujan tapi dengan cara permasaran yang efektif akan membuat Anda memperoleh potential buyers yang banyak seperti bertukar review di Instagram atau membayar selebriti untuk mempromosikan akun Instagram bisnis Anda. Banyak sebenarnya artis yang melakukan service ini dan itu ternyata efektif karena selebriti memiliki penggemar dan pengaruh mereka yang tersendiri. Selain itu, banyak juga akun bisnis ini membuat sale ketika tiba musim perayaan bagi menaikan persentase penjualan mereka. Bagi yang terlibat dalam perniagan terkait busana ini mereka juga harus peka dengan tren terbaru karena pembeli memang mengikuti perkembangan mode dan ingin tetap up-to-date.

IDE YANG CEMERLANG

Sebegai pembeli dan pedagang sendiri, Anda tentu menginginkan sesuatu yang berbeda maka tak heran kalau ada yang menjual makanan laut segar seperti udang karang atau lobster melalui Facebook seperti Lubuk Lobster yang turut mendapat liputan luas dari program tv karena kelainannya. Lobster segar diimpor dari Australia dan mereka juga melakukan service pengiriman untuk menjamin lobster yang dikirim kepada pelanggan adalah segar. Selain itu juga ada pedagang yang mengusahakan bisnis es krim di Instagram dikenal sebagai Pops Malaya. Varietas yang tersedia dari Pops Malaya juga turut menarik media untuk meliput. Diproduksi mengunakan jus buah buahan segar, berbagai rasa, kurang manis dan tanpa pengawet sudah tentu sekali berita baik bagi penggemar es krim. Kini Pops Malaya juga menjadi vendor di berbagai butik online untuk memperluas bisnis mereka.

KUALITAS SERVICE YANG RAMAH DAN TELUS

Meskipun barang yang dijual adalah trendy, jumlah followers yang banyak juga tak menjamin kenaikkan penjualan yang jika penjual online ini tak memberikan layanan hanya memastikan beberapa hal sebelum urusan jual beli dibuat. Tak kurang ada juga pedagang yang memarahi pelanggan karena bertanya. Mungkin hal begini nampak sepele tapi pembeli yang mendapat layanan ramah mungkin saja menjadi pelanggan setia Anda dan menyebarkan mutu layanan Anda yang baik kepada teman teman mereka. Kita paham, ada kalanya pedagang mungkin penat melayan kerenah pembeli yang mengajukan berbagai pertanyaan tapi ingat lah peniagaan ini adalah pintu rezeki dan pembeli Anda itu lah penyebab rezeki Anda jadi tak salah jika mereka mendapatkan layanan yang baik.yang ramah kepada pembeli mereka. Ada juga pembeli yang berang ketika dibeli layanan udara oleh pedagang sedangkan mereka.

Cara Memasarkan Produk Sesuai Target


Ingin Pasarkan Produk Anda? Ke Mana?

Bila Anda berniat untuk memasarkan produk Anda, tentu Anda menanyakan diri Anda seperti di atas. Di manakah tempat terbaik untuk Anda memasarkan produk? Apakah pasar terbaik yang dapat Anda sasarkan? Apakah cara yang sesuai untuk membuat target?

Ingin Pasarkan Produk Anda? Ke Mana?

Pasar Produk.

Umumnya pasar dibagi menjadi pasar grosir dan pasar ritel. Maksudnya, produk Anda bisa dijual kepada agen yang akan mengambil produk Anda secara grosir sehingga dapat dijual kembali.

Namun ada juga pasar ritel, yang memungkinkan Anda bertemu langsung dengan para pengguna nyata produk Anda.

Berbicara tentang pasar dari pengguna nyata, Anda tidak bisa menganggap yang kita hanya bertemu dengan pembeli individu. Berikut adalah beberapa klasifikasi pengguna:

  • Pengguna individu atau perseorangan yang membeli produk Anda berdasarkan kepentingan pribadi.
  • Pengguna perusahaan yang membeli produk Anda untuk banyak tapi bukan untuk dijual kembali.
  • Pengguna industry yang membeli produk Anda untuk kemudian diolah kembali menjadi produk baru.
  • Pengguna pemerintah yang membeli produk Anda untuk dijual kembali dengan harga lebih rendah, untuk memungkinkan penggunaan publik.

Bagaimana Anda memasarkan produk Anda?

Dalam memasarkan produk, Anda harus terlebih dahulu menentukan target Anda. Siapakah pengguna yang Anda sasarkan? Setelah itu, tentukan strategi efektif dalam menarik minat calon pengguna.

Teknik atau strategi pemasaran yang biasa digunakan adalah

Penjualan ke toko-toko.

Hal utama dalam bisnis dengan toko atau showroom seperti ini adalah Anda harus berusaha menarik pelanggan datang ke toko Anda. Biasanya pelanggan akan membeli secara otomatis jika sudah memasuki sebuah toko.

Penjualan melalui berbagai perusahaan penjualan. seperti supermarket atau jaringan minimarket.

Cara ini memungkinkan produk Anda masuk dalam sebuah pasar yang akan selalu didatangi banyak orang yang memang bertujuan untuk berbelanja.

Pemasaran melalui sistem agen.

Agen ini berfungsi sebagai mesin iklan bagi Anda, yang secara lansung mempromosikan produk Anda. Biasanya agen mendapat persentase bagian dari jumlah keuntungan.

Pemasaran melalui media promosi.

Biasanya melalui iklan di berbagai media, baik media cetak maupun televisi.

Pemasaran secara online. Ini adalah cara metode terbaru dalam pemasaran. Bahkan tak kurang yang menjual pula melalui internet....

Berbagi pengetahuan, Cara Murah Untuk Mencapai Sukses Bersama


Ada tiga orang penyihir, penyihir A, B dan C. Mereka masing-masing memiliki satu trik yang berbeda antara satu sama lain. Pesulap hanya mengetahui satu trik saja. Kemudian mereka berbagi sesame sendiri trik yang mereka ketahui. Jadi, setiap penyihir kini memiliki tiga trik. Tentu saja setiap mereka telah mengeluarkan biaya tertentu untuk mempelajari trik masing-masing. Dengan saling bertukar pengetahuan, mereka juga memiliki pengetahuan trik yang lebih banyak dan dapat menarik penonton yang lebih banyak tanpa mengeluarkan biaya yang besar.

Dalam dunia bisnis, kita tidak memiliki semua keahlian yang ada. Mungkin ada yang hebat dalam pemasaran, ada yang pandai dalam produksi, ada yang ahli teknologi saja, ada yang mengetahui tentang sumber energi manusia dan sebagainya. Bagaimanakah cara supaya semua pengetahuan ini dapat dipelajari oleh setiap pengusaha? Jika bisnisnya sudah besar, mudah saja untuk mengeluarkan belanja dengan mengambil karyawan ahli atau konsultan. Tapi, bagi bisnis kecil, hal ini tentu menjadi beban utama dari segi biaya dan waktu.

Untuk mengatasi masalah biaya dan waktu, setiap pengusaha yang memiliki keahlian masing-masing ini bisa saling berbagi pengetahuan. Mereka dapat membentuk kelompok. Si A sebagai ahli pemasaran tetapi lemah dalam produksi, dapat berbagi pengetahuan dengan si B yang berpengetahuan dalam produksi tetapi lemah dalam pemasaran. Si C pula yang ahli dalam teknologi dapat saling berbagi ilmu dengan si D yang berpengetahuan dalam bidang sumber daya manusia. Maka terbentuklah satu kelompok yang dapat saling mendukung dan saling membantu satu sama lain, demi kemajuan bersama ..

Metode ini sering digunakan oleh Master Mind Group. Mark Victor Hansen dan Robert Allen banyak menulis tentang ini dalam buku mereka "One Minute Millionaire" dan "Kekuatan dari Fokus". Anthony Robbins mempraktekkan dengan membentuk Master Mind Group yang beranggotakan pengusaha-pengusaha berpenghasilan minimal USD $ 10 juta per tahun.

Ide untuk berbagi pengetahuan ini dapat diterapkan dengan cara lain seperti berikut:

Bertukar koleksi buku, modul pembelajaran, ebook, CD dan lain-lain.
Saya pernah menggunakan cara ini bersama beberapa orang teman. Setiap kali bertemu, kami akan membawa sesuatu untuk saling bertukar, misalnya saya membawa buku Robert Allen "Multiple Streams of Income" sedangkan teman saya membawa CD Roger Hamilton "Wealth Dynamic".

Saling bertukar ilmu dari seminar atau pelatihan yang dihadiri.
Dua orang teman juga dapat menghadiri seminar yang berbeda-beda, kemudian saling berbagi pengetahuan yang diperoleh. Teman saya pernah berbagi dengan beberapa teman lain untuk mengumpulkan modal untuk memungkinkan salah seorang dari mereka untuk berangkat mengikuti kursus oleh Robert Kiyosaki di Hawaii. Teman yang bergabung kursus itu kemudian ditugaskan untuk mengajar kembali pengetahuan yang diperolehnya tersebut ke teman-teman lain yang tidak mengikuti kursus tersebut.

Membentuk Master Mind Group.
Kelompok ini dapat beranggotakan antara 5 sampai 7 orang saja dengan syarat, misalnya, bisnis mereka memiliki omset minimal sebanyak RM1 juta setahun dan dari bidang bisnis yang berbeda. Kelompok ini bertemu sebulan sekali dengan agenda menceritakan perkembangan dan masalah bisnis yang dihadapi. Setiap anggota dapat memberikan saran atau ide tentang masalah yang dihadapi oleh anggota yang lain.

Mengikuti mailing list bisnis.
Di sini setiap anggota bisa saling berbagi cerita dan informasi yang bermanfaat dengan anggota-anggota yang lain. Melalui mailing list juga anggota mungkin dapat diperkenalkan dengan hubungan bisnis yang sedang dicari. Misalnya seorang pedagang dapat bertemu penyedia produk yang dicarinya. Mailing list juga dapat diperpanjang secara "off air" seperti yang dilakukan oleh milis Marketing Club dan sebagainya. Saya sendiri berpendapat bahwa mengikuti mailing list sangat menguntungkan.

Masih banyak yang bisa dilakukan untuk mendorong berbagi ilmu demi kesuksesan bersama. Mungkin Anda juga sudah pun mengamalkannya. Sebagai penutup, saya ingin membagikan satu cerita menarik. Beberapa bulan yang lalu saya berencana untuk mengikuti kursus oleh Anthony Robbins di Singapura.

Biayanya adalah sekitar RM6,000 Singkat cerita, saya pernah berkenalan dengan seseorang di sebuah seminar. Saya menceritakan rencana saya tersebut. Dia menyarankan agar saya membatalkan niat tersebut. Ini karena, dia memiliki dua modul yang akan disampaikan dalam kursus tersebut. Dia akan memberikan salinan notanya, dan saya hanya perlu membayar sedikit saja. Akhirnya, saya mendapatkan modul tersebut dengan uang sebesar RM30!
Mari kita saling berbagi pengetahuan demi kesuksesan bersama.

Semoga ini bisa membantu!

5 Sindrom Yang Selalu Menghancurkan 95% Pengusaha

berikut 5 sindrom yang selalu menggagalkan banyak pengusaha

Sindrom pertama (Uang perusahaan = Uang Pribadi)

Uang 

Paham yang mengatakan bahwa uang perusahaan adalah uang pribadi adalah salah sama sekali. Aksi ini ibarat seperti Anda mencuri uang perusahaan sendiri. Perusahaan dan individu adalah dua entitas yang berbeda. Jadi, tindakan menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi mampu melumpuhkan bisnis Anda. Ada beberapa pengusaha berpendapat bahwa uang yang masuk ke rekening perusahaan adalah keuntungan dan sebagai pemilik perusahaan, mereka bebas membelanjakan uang tersebut untuk apa saja termasuk untuk hal yang tidak menguntungkan bisnis. Efek dari tindakan ini dapat dilihat ketika di saat perusahaan membutuhkan anggaran tambahan, dan ketika itu duit yang ada tidak memadai karena sudah habis dibelanjakan untuk kepentingan pribadi.



Sindrom kedua (Mulailah bisnis dengan uang pinjaman)

kredit

Memang ada banyak jalan pintas untuk mencari modal untuk memulai bisnis. Ini termasuk pinjaman dari bank dan sebagainya. Seeloknya, hindari memulai bisnis Anda dengan menggunakan uang pinjaman karena hal ini akan menempatkan Anda di dalam situasi tertekan. Fokus Anda untuk mengembangkan bisnis akan terganggu karena sibuk memikirkan tentang beban utang yang tidak tertahankan karena hasil keuntungan tidak seberapa. Pinjaman bank seeloknya digunakan ketika bisnis sudah stabil, bukan ketika Anda ingin memulai bisnis itu sendiri.



Sindrom ketiga (Gagal berencana)

Mereka yang gagal merencanakan sebenarnya merencanakan untuk gagal. Mungkin ada yang sudah berencana, tetapi rencana yang dibuat tidak jelas dan spesifik. Sebagai contoh; Mr A menargetkan untuk mencapai keuntungan di akhir tahun. Namun, terlihat ia tidak meletakkan target keuntungan yang ingin dicapai, bahkan cara untuk merealisasikan sasarannya juga tidak dirinci dengan benar. Sasarannya hanya terawang awang di atas kepala dan tidak dikaji, disaring, dan dipersembahkan dahulu di atas kertas.



Sindrom keempat (Kurang ilmu bisnis)

ilmu

Para pengusaha harus rajin untuk menambah ilmu pengetahuan dari waktu ke waktu agar tidak mudah ditipu. Semakin kurang ilmu seseorang, semakin mudah untuk dia diperdaya. Banyak para pengusaha yang sanggup mengeluarkan modal berpuluh ribu ringgit tapi bisnisnya tetap tidak berhasil. Dalam berbisnis, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan seperti strategi pemasaran, pemilihan lokasi dan sebagainya. Ilmu bisnis ini tidak hanya tersedia dengan menghadiri seminar atau kursus, tetapi dapat juga diperoleh dari buku-buku bisnis yang ditulis oleh para ahli industri.



Sindrom kelima (Sikap negatif pengusaha itu sendiri)

Ada segelintir pengusaha yang memiliki sikap negatif seperti tamak, hasad dengki dan sebagainya. Harus diingat, ketika tamak dan hasad dengki mulai menguasai diri, Anda mulai tersasar jauh dari landasan yang benar. Hal ini tidak hanya mampu menggoyahkan bisnis Anda, bahkan dapat membuat bisnis Anda bertemu dengan kegagalan. Ada juga para pengusaha yang mengambil mudah aspek persaingan dan terlalu yakin dengan keuntungan diri sendiri. Mereka bukan saja tidak kompetitif bahkan tidak berusaha dalam meningkatkan kualitas produk atau layanan mereka.

Teknik Marketing Simple Tapi Bisa Tarik Banyak Pelanggan


Penelitian membuktikan bahwa biaya untuk mendapatkan pelanggan baru adalah lebih tinggi dan membutuhkan lebih banyak usaha dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan lama. Walau bagaimana pun, banyak pengusaha atau bisnis yang lupa akan hal ini karena terlalu sibuk mencari pelanggan baru. Padahal usaha yang lebih sedikit terhadap pelanggan lama akan membuat mereka setia terhadap produk Anda.

Sebelum Anda memulai usaha untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, ada beberapa persoalan yang harus dijawab untuk mengetahui tingkat loyalitas pelanggan Anda sekarang.

Berapa banyak pelanggan Anda yang beralih ke pesaing Anda dan menjadi pelanggan setia mereka? Apakah layanan yang Anda berikan membuat pelanggan Anda kembali atau lari dari Anda? Pernahkah Anda menempatkan diri Anda dalam situasi pelanggan? Maukah Anda membeli dan terus membeli produk Anda jika Anda seorang pelanggan?

Jika Anda menjawab pertanyaan tersebut secara jujur, Anda akan lebih mudah menilai dari sudut pandang pelanggan. Dengan itu lebih mudah bagi Anda untuk meningkatkan kualitas layanan menurut pandangan mereka.

Coba perhatikan, berapa banyak bisnis yang gulung tikar hanya karena mereka gagal menilai bisnis mereka sendiri. Sedangkan ada banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan penjualan. Sebelum bisnis Anda terancam risiko untuk gulung tikar, berhenti beroperasi dan gagal mendapat keuntungan, sebagai pemilik bisnis Anda dapat mulai mengevaluasi dan meneliti seluruh aspek bisnis Anda. Apakah apa yang Anda buat sudah cukup untuk membuat pelanggan Anda senang?

Tips-tips yang diberikan di bawah mudah diikuti, asal ada kemauan dan komitmen untuk melaksanakannya dengan konsisten. Jika Anda melaksanakannya, dijamin pelanggan akan lebih setia dengan bisnis Anda.

1. Apakah produk yang Anda jual potensial untuk mendapat pesanan berkala (repeat order)


Produsen pisau cukur mereka pisau cukur sekali pakai. Lensa kontak sekali pakai, pakai seminggu atau sebulan. Sangat penting untuk memilih bisnis yang berbasis pesanan berulang (repeat order) atau menciptakan produk pelengkap atau aksesori yang dapat melengkapi produk utama Anda saat ini.

2. Komunikasi ringan dengan pelanggan

Bila kali terakhir Anda mengirim catatan "Terima Kasih" kepada pelanggan Anda? Jika Anda tidak pernah melakukannya, mulailah sekarang. Bagaimana perasaan pelanggan Anda ketika mendapat catatan "Terima Kasih" dari Anda? Sebagai contoh, sebuah perusahaan servis mobil selalu mengirim sms sehari setelah melakukan servis. Isi sms tersebut berbentuk ucapan terima kasih atas penggunaan layanan servis mobil mereka, dan memberi nomor online layanan pelanggan yang dapat dihubungi jika ada masalah setelah servis.

3. Hubungi pelanggan yang sudah lama membeli produk Anda

Tindakan yang sederhana seringkali memberikan hasil yang luar biasa. Dengan menghubungi pelanggan lama Anda, yang biasanya tidak terlalu banyak, Anda berpotensi mendapatkan referensi (reference) yang dapat dihubungi.

4. Memberi peringatan kepada pelanggan


Saya sangat menghargai salah sebuah produsen kartu kredit yang sering mengirim SMS yang berbunyi: "Terima kasih atas pembayaran kartu kredit Anda bla bla bla .... Sebelum 16 Juni 2015. Jumlah yang harus dibayar bulan ini adalah Rp .... Gunakan kartu kredit xxxx dan dapatkan poin setiap kali Anda berbelanja. "Atau SMS seperti:" Mobil Anda harus dikirim untuk servis. Menurut catatan kami, Anda telah mengirim mobil untuk diservis 4 bulan yang lalu. Kami menanti kedatangan Anda. "

7 Rahasia Bisnis CEO Amazon.com Jeff Bezos

Hasil terbaru dari American Customer Satisfaction Index menunjukkan Amazon.com bertahan dan menjadi juara yang tak  tertandingi dalam penjualan internet dan kepuasan pelanggan keseluruhan untuk semua bagian (department). CEO Amazon.com, Jeff Bezos, mungkin lebih mementingkan filsafat keprihatin terhadap pelanggan dibandingkan setiap pengusaha ulung lainnya dan telah membawanya ke era digital. Bezos telah membangun perusahaan dari bawah, berbasis filsafat yang tidak dapat lentur dan digugat; untuk melayani pelanggan dalam seluruh bagian.
Dengan 164 juta jumlah pelanggan Amazon, tidak banyak yang dapat membantah Bezos sebagai arsitek utama yang membangun perusahaan yang tulus, berfokus pada pelanggan.

1. Jangan Hanya Mendengar Luahan Pelanggan, Fahami Mereka
Sebagian dari sesi latihan tahunan, Jeff Bezos meminta ribuan manajer Amazon, termasuk dirinya sendiri, untuk menghadiri pelatihan pusat-panggilan selama dua hari. Besar kemungkinan ini adalah doktrin yang dipinjam dari Angkatan Laut Amerika Serikat karena semua anggota marinir, tidak mengira pangkat, adalah terlebih dahulu dilatih sebagai penembak senapan.
Walau bagaimana pun, insentifnya di sini adalah agar para manajer segera ditempatkan dalam set pemikiran bahwa filsafat Amazon adalah tentang mendengarkan, dan paling penting, memahami pelanggan. Adalah mudah untuk mendengar luahan pelanggan. Tapi langkah pertama setiap karyawan adalah untuk memahami mereka dan kebutuhan mereka untuk tujuan memperbaiki organisasi.

2. Sajikan Untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan
"Kami bukan obesitas untuk bersaing, kami terobsesi dengan pelanggan. Kami mulai dengan kebutuhan pelanggan dan mengerjakannya secara berbalik (work backwards). "
Tablet Kindle tercipta sepenuhnya berdasarkan keinginan pelanggan, dan bukan sebaliknya menurut kemauan insinyur dan pilihan sendiri. Apa yang jelas adalah Bezos jarang sekali gagal untuk menciptakan produk yang dibangun untuk pelanggan meskipun butuh bertahun-tahun untuk membangun hardware yang tepat.
Seorang eksekutif keuangan cepat memahami akan falsafahnya ketika dia mempertanyakan Bezos berapa banyak yang sanggup dia belanjakan untuk membiaya proyek Kindle, di mana CEO itu cepat menjawab: "Berapa banyak yang kita ada?"
Pengusaha ulung tidak harus menyimpang dari fakta di mana pelangganlah yang membayar gaji dalam perusahaan (ungkapan lama Henry Ford).
Lokalisir kebutuhan mereka dan berusahalah untuk melayani mereka. Selama evaluasi produk atau sebuah tim layanan akan datang, hentikan dari memikirkan bagaimana kamu dapat menghasilkan produk atau organisasi yang lebih baik, dan mulai berpikir bagaimana untuk membuat pelanggan Anda lebih sukses.

3. Kursi Yang Kosong: Orang Yang Paling Penting Di Dalam Kamar
"Fokus pada pelanggan membuat perusahaan lebih tangguh."
Meskipun ketika zaman Amazon sedang mencapai kejayaan, Bezos bekerja keras untuk menempatkan filosofi perusahaan untuk terobsesi dengan pelanggannya dari atas sampai ke bawah. Simbol yang selalu digunakan untuk menyetel nada mesyuaratnya adalah "sebuah kursi kosong".
Awalnya, Bezos membawa sebuah kursi kosong ke dalam pertemuan dan memberitahu eksekutif atasannya yang mereka harus menganggap bahwa kursi itu diduduki oleh para pelanggan mereka, "orang yang paling penting dalam kamar ini." Sepanjang pertemuan, berbagai pertimbangan dibuat dalam mencapai hasil, dengan mengambil kira pelanggan yang bahkan tak terlihat tetapi memiliki kehadiran yang nyata.

4. Jangan Berpuas Hati Dengan 99%
"Kami tidak akan puas sampai mencapai 100%."
Dalam Desember 2011, Jeff Bezos merasa "sangat bangga" ketika Amazon berupaya mencapai target mustahil untuk memenuhi janji pengiriman paket ke 99,9% pelanggannya sebelum hari Natal.
Bukan suatu tugas yang mudah untuk mengirim paket ke seluruh dunia, dengan hanya gagal memenuhi beberapa pengiriman hanya dalam waktu beberapa malam yang singkat. Bagi Bezos, masih ada ruang untuk memperbaiki prestasi sambil menyatakan:
"Kami tidak akan puas sampai mencapai 100%."
Ketika tim layanan pelanggan terus mencoba untuk mencapai target waktu tanggapan kepada pelanggan dan meningkatkan standar kepuasan, jangan puas dengan 99% - selalu menargetkan pencapaian 100%.
Di zaman ini, pengguna berbicara satu sama lain dan akan menyarankan perusahaan yang memberikan layanan yang lebih memuaskan pengalaman pelanggan. Dan mereka bersedia membayar lebih untuk memastikan hal ini (lihatlah Amazon).

5. Hormati Pelanggan Zaman Sekarang
"Jika kamu menyebabkan pelanggan dalam dunia fisik tidak senang, setiap mereka mungkin dapat memberitahu enam orang kawan. Jika kamu menyebabkan pelanggan di dalam internet tidak senang, setiap mereka dapat memberitahu 6.000 orang. "
Sebagai salah satu pelopor e-niaga, tidak dapat dipungkiri bahwa Bezos sangat memahami kekuasaan di tangan pelanggan zaman sekarang. Sekarang pelanggan mencatat pandangan para pelanggan lain, dengan mengkaji secara teliti secara online dan memposting keluhan di media sosial - ini sama sekali mengubah pemikiran pemilik bisnis tentang apa yang mereka tahu mengenai hubungan pelanggan.
Berusahalah dan lakukan penelitian untuk betul-betul memahami bes pelanggan dan jangan memandang mudah akan mereka. Merek yang disegani pernah jatuh dari posisi mereka karena gagal menangani situasi ketika berhadapan dengan pelanggan yang tidak senang.
Pastikan adanya perencanaan yang jelas dan tepat untuk menangani review atau keluhan yang tidak baik dari pelanggan (ini memang akan terjadi). Walau apa pun, tidak kiralah bagaimana bengangnya Anda terhadap seseorang pelanggan yang mengeluh dalam internet, jangan sekali-kali tidak merespon, dan selalu ucapkan terima kasih.

6. Berusaha Untuk Membangun Perusahaan Yang Fokus Terhadap Pelanggan (Customer-Centric)
"Jika kita dapat merencanakan sesuatu di mana minat kita sejajar dengan pelanggan, dalam jangka panjang itu akan layaknya pelanggan dan ia akan layaknya Amazon."
Satu teka-teki penting yang belum terjawab ialah; meskipun dengan layanan pelanggan Amazon yang unggul, ia masih tidak dapat menjelaskan mengapa mereka mampu menghasilkan penjualan berbillion dollar setiap triwulanan. Organisasi serupa seperti Costco dan Target turut memiliki layanan pelanggan kelas dunia - tetapi kombinasi market capitalization mereka kurang sebesar $ 98 miliar di belakang Amazon.
Rencah rahasia Amazon adalah kemampuan Bezos menciptakan perusahaan yang berpusat keinginan pelanggan. Semua bagian dalam Amazon bersandarkan data keberhasilan dan kegagalan dalam pengalaman pelanggan. Ini memungkinkan dia mengambil risiko untuk menginovasi dan membuat keputusan yang sulit karena dia memiliki bukti yang kuat untuk memutuskan apa yang terbaik untuk pelanggan dan yang paling penting, apa yang terbaik untuk perusahaan.
Dalam wawancara dengan majalah Forbes, Bezos mengatakan tentang perusahaannya yang berpusat pelanggan: "Kami tidak fokus terhadap pencapaian triwulan berikutnya; kami fokus terhadap apa yang baik untuk pelanggan. Saya rasa budaya kami ini merupakan aspek yang sulit ditemukan. "

7. Jangan Takut Untuk Meminta Maaf
"Kami akan menggunakan parut luka dari kesalahan yang perit untuk membantu dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam melangkah ke depan, keputusan yang seiring dengan misi kami."
Selama hampir dua dekade, Amazon memiliki cakupan yang positif sebagai perusahaan yang mampu mengubah industri dan layanan pelanggan yang unggul. Tetapi pada tahun 2009, pelopor buku online ini tergugat ketika bertindak menghapus salinan buku "1984" dan "Animal Farm" dari pengguna Kindle. Insiden ini menyebabkan kemarahan pengguna internet yang menyaksikan sifat buruk, bagaikan "Big Brother" yang diperlihatkan olen Amazon - sifat yang coba dihindari oleh Bezos. Amazon cepat meminta maaf dengan pernyataan umum dan tidak bersifat pribadi dari team publisitinya. Tapi apa yang benar-benar membuat orang kembali ke Amazon adalah cara informal dan keikhlasan Jeff Bezos meminta maaf:
Pengajaran yang diperoleh di sini adalah, masalah akan cepat dilupakan dan mungkin meraih pujian adalah kemampuan Jeff mengakui tanggungjawabnya di atas kesalahan itu. Lihatlah antara umpan balik dari pelanggan:
Meminta maaf memang memalukan dan mengecewakan - itu adalah pengakuan terbuka bahwa kamu telah melakukan kesalahan dalam seribu kontribusi positif kamu kepada pelanggan. Bagaimana pun, mohon maaf yang tulus menunjukkan bahwa organisasi kamu prihatin terhadap kebutuhan pelanggan. Tindakan ini dengan sendirinya lebih efektif dari iklan benilai berjua-juta.

Cara Handle Pelanggan Yang Suka Minta Diskon

Pelanggan seringkali tawar-menawar setiap produk yang akan dibeli. Sebagai penjual, tentunya Anda tidak dapat menghindari bertemu dengan klien sebegini. Hal ini merupakan lumrah bisnis. Maklumlah, setiap pembeli pasti akan meminta harga yang serendah-rendahnya.

Ketika Anda hendak menjual sesuatu produk, pembeli akan berusaha melakukan tawar-menawar dengan Anda. Untuk menghadapi situasi ini, tentunya Anda harus mengetahui teknik penjualan yang efektif.

Pertama, pastikan Anda memiliki pengetahuan tentang produk yang dijual. Jika Anda arif dengan kelebihan dan kekurangan produk, maka Anda akan lebih mudah mempengaruhi konsumen untuk menuruti apa yang Anda inginkan.

Selanjutnya, lokalisir potensi dan kebutuhan calon pelanggan. Kemudian, menjelaskan bagaimana produk yang ditawarkan mampu menjadi alternatif untuk membantu calon pelanggan untuk memenuhi kebutuhannya.

Selalu gunakan tutur kata yang baik dan sopan serta bahasa tubuh yang sesuai. Pastikan Anda ikhlas untuk membantu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Hindari dari menjual berdasarkan belas kasihan pelanggan. Anda harus mendorong pembeli ke satu keputusan pembelian secara rasional, bukan atas dasar belas kasihan.

Selain itu, berikan layanan sebaik mungkin supaya pelanggan tetap setia dengan Anda.

Strategi Pemasaran Menggunakan Brosur (Brochure)


Mengadakan kegiatan promosi merupakan komponen penting dalam memperluas dan memajukan sesbuah bisnis.
Bentuk kegiatan promosi yang biasa dibuat adalah iklan layanan atau produk melalui berbagai media iklan seperti radio, televisi, surat kabar, internet, spanduk dan juga melalui distribusi brosur (brochure). Tujuan mengadakan kegiatan promosi adalah untuk menyebarkan informasi tentang bisnis yang ditawarkan untuk menarik minat banyak orang.
Bagi perusahaan kecil, jenis kegiatan promosi atau iklan yang biasa dilakukan adalah melalui iklan koran atau menggunakan media cetak brosur. Bentuk promosi sebegini melibatkan biaya yang lebih murah.
Untuk mengadakan periklanan melalui distribusi brosur yang efektif, Anda harus berhati-hati supaya brosur-brosur itu nanti tidak menjadi limbah dan sampah murni.
Berikut adalah beberapa tips mempromosikan bisnis dengan menggunakan brosur dengan efektif:
1. Membuat Desain Brosur yang Menarik
Desain sesuatu brosur harus disesuaikan dengan jenis bisnis atau produk yang dijual, dari segi komposisi warna, pilihan gambar, jenis jenis huruf (font), jenis kertas dan tema yang digunakan.
Misalnya, bisnis benih tanaman sesuai menggunakan kertas berlatar hijau cerah; bisnis mencari jodoh sesuai dengan tema romantis menggunakan kertas merah jambu muda; brosur untuk pendidikan biasanya menampilkan desain eksklusif dan disertai gambar-gambar yang inovatif dan sebagainya.
2. Isi Risalah
Isi atau kata-kata yang dicetak dalam brosur harus menjelaskan hal yang akan dipromosikan. Isi yang dimuat sebaiknya singkat agar mudah dipahami serta mampu menarik perhatian.
Hindarkan dari melebih-lebihkan penjelasan tentang produk sehingga para pelanggan tidak merasa kecewa atau tertipu, karena ini dapat mempengaruhi nama baik bisnis.
3. Lakukan Evaluasi
Sebelum lembaran-lembaran brosur Anda dicetak dalam jumlah besar, ada baiknya Anda melakukan penilain dan tes terhadap efektivitas risalah tersebut. Minta pendapat teman Anda tentang efektivitas risalah tersebut.
4. Tentukan Sasaran
Dalam mengadakan promosi menggunakan brosur, hal utama yang perlu Anda buat adalah menentukan target pelanggan. Misalnya untuk mengiklankan kursus komputer, distribusi brosur sesuai dilakukan dekat dengan pusat-pusat pendidikan, ketika para siswa pulang dari sekolah; brosur layanan kredit dapat didistribusikan di daerah pasar; brosur bisnis makanan dapat didistribusikan di daerah pariwisata. Jadi, edarkan brosur Anda pada orang dan tempat yang sesuai.
Kadangkala ada pedagang yang mendistribusikan brosur dengan membuangnya begitu saja di jalan raya. Cara ini kurang efektif karena tidak banyak yang ingin memungut selebaran di jalanan dan membacanya. Selain itu, cara ini juga mempengaruhi kebersihan dan merusak pemandangan.
Beberapa pedagang memiliki taktik tertentu sehingga iklan brosur mereka lebih efisien, salah satunya dengan menugaskan karyawan-karyawan yang berpenampilan menarik untuk mendistribusikan brosur-brosur promosi kepada sasarannya.
Meskipun biaya membuat brosur cukup murah jika dibandingkan dengan media promosi lain, tetapi jika sasarannya mengena, itu umpama tidak menghabiskan apa-apa.
5. Menyatakan Alamat dan Nama Dengan Lengkap
Anda harus memastikan bahwa nama dan alamat bisnis Anda dinyatakan dengan benar. Hal ini seringkali dipandang remeh oleh banyak pedagang sehingga distribusi brosur tidak membuahkan hasil yang optimal malahan gagal sama sekali.
Sebagai contoh, jika ada pembaca atau pelanggan yang ditargetkan merasa tertarik dengan layanan atau produk yang ditawarkan, mereka tidak akan tahu bagaimana untuk menghubungi Anda jika selebaran yang didistribusikan tidak berisi alamat dan informasi bisnis Anda dengan lengkap. Jadi, Simaklah sebelum Anda mencetak brosur layanan dan produk Anda.

Rahasia Bisnis Rasulullah Saw Yang Perlu Kita Tahu

Melalui pembacaan yang kami baca baru-baru ini, "Rahasia Bisnis Rasulullah Saw". Setiap apa yang kita buat sering saja kita akan mencontoh Nabi kita, Nabi Muhammad saw, junjungan besar kita adalah sebaik-baik contoh dan ikutan sepanjang zaman.Baik dari segi percakapan, berpakaian, makan dan minum dan lain-lain hal. Jadi mselim3 berminat nak kongsikan bagaimana dengan "Cara Rasullulah Saw Sukses Dalam Bisnis".
Nabi dilatih menjadi seorang pemimpin dalam bidang bisnis sejak kecil. Ini bukan proses yang singkat dan mudah. Sebaliknya Baginda menerima "pelatihan bisnis" sejak berumur 12 tahun dari paman beliau, Abu Thalib.
Singkatnya, Nabi mengenali dan mempraktikkan bisnis sejak berusia 12 tahun. Kemudian pada usia 17 tahun, beliau memulai bisnis sendiri atas dorongan Abu Thalib agar Baginda berbisnis bagi mengurangi tanggungan keluarga.
Kepemimpinan sangat diperlukan jika ingin sukses dan cemerlang dalam bisnis. Nabi telah diberikan pelatihan praktis bagi membentuk daya kepemimpinan Baginda. Latihannya adalah sebagai seorang pengembala kambing. Apakah tugas pengembala kambing dengan fitur kepemimpinan Rasullulah saw?

1- Kemampuan memberikan arahan
Para pengembala perlu mengarahkan kambing-kambing ke padang yang memiliki rumput yang subur dan hijau. Ingat bukan senang hendak mengarahkan bintang dalam jumlah yang banyak. Apa yang penting adalah kesabaran. Kesabaran adalah kunci yang sangat-sangat penting dalam semua hal termasuk dalam bisnis.

2- Kemampuan Mengawasi
Para pengembala perlu mengawasi dan membawa pulang kambing-kambing ke kandang agar tidak hilang atau tersesat. Kita dalam dunia yang serba canggih ini, manusia pun langgar lampu sinyal. Ini kan akan mengawasi kambing-kambing. Manusia yang dididik dengan hukum sering melanggar hukum yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Jadi disinilah letaknya keistimewaan dan ketinggian kepribadian Rasulullah saw. Bayangkan bagaimana menjaga ternak di atas padang pasir yang terbentang luas, kalau seekor saja terlepas dari tahanan mana ada GPS, google dan sebagainya. Fikir-fikirkanlah ...

3- Kemampuan menjaga, mengontrol dan melindungi
Para pengembala harus menjaga, mengontrol dan melindungi ternaknya dari gangguan predator seperti serigala dan pencuri.
Berbisnis Ala Cara Nabi

1- Berbisnis Kecil-Kecilan
Rasullulah saw memulai karier bisnisnya secara kecil-kecilan di kota Mekah. Beliau membeli barang dari pasar dan menjualnya kepada orang lain. Inilah konsep dasar dalam bidang bisnis yaitu membeli dan menjual.

2- Mencari Modal dan Investor
Rasullulah saw menerima modal dari para investor yang tidak sanggup menjalankan sendiri mereka. Mereka memberikan kepercayaan kepada seseorang yang mereka anggap jujur ​​dana amanah (al-amin) untuk mengelola bisnis dengan menggunakan harta dan uang mereka. Konsep ini berdasarkan kerjasama mudharabah yaitu melalui upah atau fee based atau berbagi keuntungan (profit sharing).

3- Berakhlak Mulia Sebagai Satu Merek
Dalam mengelola bisnis Baginda menunjukkan akhlak yang hebat seperti kejujuran dan keteguhan memegang amanah yang diberikan. Akhlak yang tulus dan luhur salah satu metode Baginda melakukan branding bisnisnya. Beliau selalu mengutamakan pelanggan dalam bisnis beliau. Efeknya, banyak pemodal di Mekah bekerjasama dengan Rasullulah saw.
Antaranya istrinya sendiri Khadijah binti Khuwalid menawarkan kesepakatan konsep mudharabah (pembagian hasil). Melalui metode ini, Khadijah bertindak sebagai pemodal sementara Baginda sebagai operator modal.

4- Bisnis Lelang
Contoh transaksi ini dapat dilihat melalaui hadis yang diriwayatkan oleh Anas ra. Nabi saw bersabda: "Ada orang yang ingin membeli kain dan bekas minuman ini?"
Ada seorang yang menawarkannya dengan harga 1 dirham. Kemudian Nabi bertanya jika ada orang yang ingin membelinya dengan harga lebih tinggi.
Lalu datang seorang pria menawarkan sebanyak 2 dirham. Baginda menjualnya kepada orang itu dengan harga 2 dirham.
(Riwayat a-Tarmizi)

5- Pengunaan Sistem Kredit
Ketika melakukan transaksi pembelian, kadangkala Nabi menggunakan sistem kredit. Untuk menunjukkan tanda terima kasih Baginda kepada orang yang telah memberikan utang, Nabi Muhammad sering membayar utang dengan melebihi harga yang diperoleh.
Beliau bersabda: "Berikan kepadanya unta tersebut, sebab orang yang paling utama adalah orang yang menebus utangnya dengan cara paling baik." (Riwayat al-Bukhari)

6- Mendorong Orang Lain Berniaga
Rasullulah saw sering mendorong dan membantu orang lain berbisnis. Antara buktinya adalah sabda-sabda Nabi berikut:
Berusaha untuk mendapatkan yang halal adalah kewajiban, disamping tugas yang telah diwajibkan. "(Riwayat Baihaqi)
"Tidak ada satupun makanan yang lebih baik dari yang dimakan dari hasil keringat sendiri." (Riwayat al-Bukhari)
"Pedagang jujur ​​dan dapat dipercaya akan bersama para nabi, para siddiq dan para syuhada." (Riwayat al-Bukhari)
"Allah memberikan rahmat kepada setiap orang yang bersikap baik ketika menjual, membeli, dan membuat pernyataan." (Riwayat al-Bukhari)
Uang Bukanlah Segala-galanya
Ya, uang memang penting dalam kehidupan tetapi ia bukanlah satu tujuan hidup. Uang bukanlah segala-galanya, kita perlu uang untuk hidup tetapi kita bukan hidup untuk uang. Jadi, ikutlah resmi Rasullulah saw.
Semakin kita senang, semakin kita tunduk kepada Maha Pencipta seperti resminya padi semakin berisi semakin tunduk merendah diri, tapi jangan hidup macam resminya lalang semakin tinggi semakin meninggi diri. Melalui sirah Baginda kita dapat pelajari:
Uang bukanlah modal utama dalam bisnis. Modal yang paling utama bagi insan adalah kejujuran dan kerja keras.
Akidah dan akhlak tunjang utama dalam bisnis. Jadi, Nabi melarang seseorang menyembunyikan cacat barang yang ingin dijual, menipu pembeli pembeli, dan melakukan tindakan yang salah. Jika akidah dan akhlak kuat dan mantap, maka segala masalah dapat diatasi.
Menguasai ilmu bisnis. Rasullulah saw menguasai ilmu bisnis melalui pengalaman. Beliau juga menguasai dan mengetahui kebaikan sesuatu bisnis dan bahaya riba sampai Rasullulah saw menggalakkkan jual beli dan mengharamkan sistem riba.
Berupaya untuk memperoleh keuntungan, Bukannya menjalankan bisnis secara sembarangan. Bidang bisnis menuntut para pedagang agar selalu gigih dan komitmed terhadap pekerjaan yang dilakukan.

6 Tips Marketing Online yang Efektif

Kunci dalam berkomunikasi dengan seorang pengunjung dan menjadikannya seorang pelanggan adalah dengan membangun kepercayaan. Mungkin produk Anda adalah yang terbaik di dunia atau peralatan kantor yang paling membosankan, keduanya dapat dijual secara online jika pengunjung tahu yang kamu adalah distributor terbaik untuk produk atau layanan tersebut.
Kita selalu memberi nasihat tentang bagaimana untuk mendapatkan kepercayaan melalui review situs web, dan saya telah mencantumkan nasihat-nasihat yang kami telah beri selama ini. Tentu saja kepercayaan dapat juga dibangun melalui cara-cara lain yang tidak tercantum di sini, tetapi kami akan bagikan tujuh terlebih dahulu.
1. Menggunakan bahasa yang jelas dan biasa
Hal yang lazimnya diabaikan ini seringkali menyebabkan kekecewaan para pengunjung. Anda harus berbicara 'bahasa' mereka, bukannya membanjiri mereka dengan pengunaan spesifikasi teknis yang Anda sendiri tidak cukup pahami. Gunakan gaya penulisan yang jelas dan ringkas. Selalu pikirkan tentang para pembaca. Jangan terlalu fokus dalam memberitahu mereka apa yang Anda ingin beritahukan, tetapi fokuskan lebih dalam memberi sebanyak mungkin alasan mengapa kualitas hidupnya akan menjadi semakin baik setelah membeli produk tertentu.
2. Kesaksian
Jangan memuji produk Anda sendiri. Jika produk atau layanan Anda betul-betul bagus, saya yakin Anda akan dapat menemukan orang lain untuk memuji-mujinya. Pastikan para pengunjung mengerti tentang kesaksian yang ditulis oleh pengguna yang sebenarnya, dengan mencantumkan minimal nama dan perusahaan, bahkan gambar pengguna tersebut. Video juga merupakan cara yang baik untuk merekam kesaksian. Menurut pendapat saya, video kesaksian harus ditampilkan sekali dengan kesaksian tertulis.
3. Tanda konfirmasi (Verified Sign)
Semua orang dapat membuat satu tanda konfirmasi, jadi jangan biarkan diri Anda tertipu dengan tanda-tanda pengesahan. Tapi mayoritas dari pengunjung memang percaya akan pernyataan seperti "Penata rambut paling dihargai di Mississippi" atau "Tukang Pipa Terbaik 2006". Wah, saya sangat tidak menyukainya. Tapi ketika tanda-tanda ini adalah dari perusahaan-perusahaan ternama, ia memang akan menambah nilai ke sebuah toko web.
4. Sertakan Alamat Fisik
Ini hal yang sangat mudah: orang ingin tahu bahwa adanya tempat untuk dikunjungi jika masalah terjadi (jika ada). Memiliki toko nyata selain dari toko web adalah lebih baik, lebih-lebih lagi jika banyak pelanggan lokal.
Di Belanda, digitalstreet.nl telah mensukseskan konsep ini, walau pun mereka berlokasi di barat daya Belanda, orang-orang datang dari seluruh Belanda karena mereka lebih senang membeli produk dari gedungnya. Ada banyak lagi kisah yang sama, tetapi jika Anda tidak ingin melakukannya, hanya dengan menyertakan alamat Anda pada situs check out akan menambah kepercayaan pelanggan.
5. Apa yang terjadi setelah keluar?
Seringkali timbul perasaan ragu dalam semua keputusan pembelian: tepat sebelum Anda mengklik tombol "Bayar Sekarang". Apa akan terjadi setelah ini? Apakah saya dikenakan biaya pajak, impor, dan apa lagi? Dapatkah saya memilih kertas pembalut? Jelaskan apa yang akan terjadi setelah menekan tombol ini. Dengan itu pelanggan diberitahu dalam proses pemesanan dan tidak akan terjadi kejutan. Ini dapat dilakukan hanya dengan beberapa baris ayat:
6. Tampilkan yang Anda peduli dalam mencari keuntungan
Yang paling penting adalah website Anda mencerminkan kepercayaan Anda terhadap produk atau layanan yang Anda berikan. Hanya memberi daftar produk tidak mencukupi. Informasikan juga kepada pelanggan tentang perusahaan Anda, nilai-nilai utama dan pernyataan misi (mission statement). Selain menunjukkan keterlibatan Anda, juga menyebabkan faktor simpati dan kepercayaan.

Rahasia Promosi Murah dan Ceria untuk Bisnis Makanan


Mempromosikan bisnis makanan, apakah gerai makan atau restoran, merupakan suatu fase yang menantang bagi sesorang pemilik bisnis. Tentu saja kita tidak ingin mengeluarkan belanja yang besar untuk membuat promosi yang kurang efektif. Jadi, bagaimana untuk melakukan promosi toko makanan yang murah tapi efektif? Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda terapkan:

1.Mulut ke mulut atau pengakuan

Cara ini merupakan cara tradisional yang masih sangat efektif hingga sekarang. Cara yang paling mudah adalah dengan mengundang atau memberi ceramah kepada perjumpaan para wanita dan memberikan sampel produk Anda. Berikan kemasan dan rasa yang terbaik sebagai sampel makanan tersebut, tapi itu haruslah sebagaimana hasil produk Anda. Jangan sampai sampel yang diberikan lebih baik dari produk yang dijual di toko.

2.Promosi melalui situs sosial

Tentu saja Anda tidak asing lagi dengan Facebook, Twitter, Foursquare, YouTube dan lain-lain. Anda dapat menggunakan metode ini, karena itu gratis dan mudah untuk dilaksanakan. Anda dapat meng-upload gambar-gambar makanan di restoran Anda dan jangan lupa berikan alamat dan nomor telepon restoran tersebut. Selalu sebarkan berita terbaru tentang restoran Anda melalui media ini.

3.E-mail dan pemasaran mobile

Jika bisa, dapatkan alamat email atau nomor ponsel pelanggan. Dengan ini Anda dapat menginformasikan berita-berita terbaru tentang restoran Anda kepada para pelanggan dari waktu ke waktu. Tapi jangan lupa untuk menanyakan pelanggan apakah mereka ingin dihubungi melalui e-mail atau SMS jika ada promosi di restoran Anda. Ini karena ada juga pelanggan yang merasa terganggu ketika menerima promosi-promosi seperti ini. Silap-silap nanti pelanggan akan lari jika kita menghubungi mereka dengan cara ini.

4. Stiker promosi di tempat-tempat menunggu

Anda bisa membuat stiker kecil tentang restoran Anda dan tempelkan di tempat-tempat umum, terutama di tempat kerumunan orang menunggu dan berbaris seperti di toilet, halte bus dan transportasi umum. Anda juga bisa memberikan stiker mobil gratis di tempat parkir yang menyatakan nama dan gambar makanan yang disediakan di restoran Anda

Tips Memperlakukan Pelanggan Dengan Baik

Pelanggan adalah salah satu faktor penentu keberhasilan dalam bisnis Anda. Tentunya, dengan memperlakukan pelanggan dengan baik akan membuat bisnis Anda berkembang. Ini karena, pelanggan yang puas dengan layanan Anda akan membawa bakal-bakal pelanggan lain yang akan menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Berikut beberapa langkah untuk meningkatkan perasaan harga diri klien sehingga mereka merasa dilayani secara pribadi:

1. Menyadari kehadiran pelanggan dengan cepat;
Menyadari kehadiran pelanggan artinya ketika ada pelanggan datang, anda harus segera cepat tanggap dengan memberi respon yang cepat, agar pelanggan merasa bahwa kita ini profesional. Semisal di toko baju, ada pelanggan yang melihat - lihat baju, maka anda harus segera mendekati dan menanyai menginginkan baju yang seperti apa. Jangan hanya menonton pelanggan yang sedang melihat - lihat baju saja, karena terkadang pembeli malu untuk bertanya, jadi kitalah yang segera bertanya.

2. Selalu gunakan nama klien sesering mungkin;
Anda harus friendly dengan klien anda, terutama klien yang sering datang ke tempat anda. Dengan begitu, mereka akan merasa diperhatikan.

3. Jangan meremehkan pelanggan, walau pun Anda lebih pandai;
Jangan sampai anda cuek dan meremehkan pelanggan jika pelanggan menanyakan hal - hal yang tidak bermutu. Berikan jawaban yang tulus, bukan jawaban yang meremehkan dan membuat klien tersinggung.

4. Berikan pujian dengan tulus dan berikan penghargaan kepada pelanggan;
Semisal pada toko baju, jika pelanggan meminta pendapat anda tentang baju yang dikenakannya, maka jawablah dengan tulus dan jujur, jika baju yang akan dibeli itu kurang sesuai maka  jawablah dengan jujur dan berikanlah saran yang sesuai.

5. Perlakukan pelanggan seperti raja. Jangan sampai anda memaki pelanggan, karena sekali saja pelanggan merasa tidak enak, maka ia tidak akan pernah datang ke tempat anda lagi

3 Strategi Pemasaran Melalui SMS


Banyak yang tergantung dengan saluran iklan seperti media cetak, e-mail, video dan jaringan sosial. Namun begitu, mereka kadang kala lupa akan satulagi saluran yang mampu diakses oleh banyak orang. Metode iklan melalui pesan singkat atau SMS mungkin tidak sama populer dibandingkan dengan yang lain tapi wajar dipertimbangkan bagi Anda yang sedang memajukan startup atau bisnis di tingkat awal.

Berikut adalah 3 cara yang bisa Anda lakukan dengan menggunakan SMS sebagai media pemasaran startup Anda.

Perkenalkan tim kerja Anda dengan pemasaran SMS

Metode kampanye pemasaran yang berbeda dapat mencapai tujuan yang berbeda-beda. Umumnya, Anda harus berusaha meningkatkan kesadaran dan memupuk hubungan dengan pelanggan karena setiap satu memainkan peran penting.
Misalnya, bisnis baru Anda mengadakan kampanye pemasaran baru melalui e-mail, yaitu dengan menyebarkan berita dan program terbaru, tetapi metode ini kurang cocok jika Anda harus membuat pengumuman dalam waktu yang singkat. Pemasaran SMS memberikan solusi untuk ini.

Cuba metode lama

Metode dan media iklan yang telah teruji dan bersifat tradisional seperti media cetak harus terus digunakan. Ketika bekerja, penggunaan media cetak dan tradisional lain ini dijadikan sebagai cara sampingan selain pemasaran secara SMS, agar target pemasaran tercapai dengan secara optimal.

Berjaya maksimalkan pemasaran merek melalui SMS

Jika dipertimbangkan keefektifan biaya, pemasaran dengan SMS dapat memberikan keutungan investasi yang semakin meningkat. Penggunaan pemasaran SMS bukan sekadar untuk menyukseskan merek. Merek-merek seperti Whita Castle, jaringan restoran makanan cepat dan Ashley Stewart turut menggunakan metode ini dan berhasil.

Jika pelanggan atau konsumen yang Anda sasarkan adalah pengguna SMS yang kaku atau bukan penggemar aplikasi smartphone, atau hanya menggunakan ponsel sederhana, pemasaran SMS lebih cocok untuk bisnis Anda untuk mencapai status bisnis dan memperluas bes pelanggan Anda.

10 Hal Yang Menyebabkan Anda Gagal Menjual

Berikut ini adalah 10 hal yang menyebabkan anda gagal dalam menjual produk anda.

Sebagai seorang pekerja atau pengusaha bisnis yang ditugaskan dalam bidang penjualan dan pemasaran, komunikasi yang baik adalah kunci yang penting. Meski penampilan luar nampak cool, tetapi jika komunikasi kurang efektif maka strategi penjualan yang diterapkan tidak akan membuahkan hasil. Kondisi semakin parah dengan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para penjual.

Berikut adalah beberapa kesalahan yang banyak dilakukan dalam berjual:

1. Terlalu Banyak Bicara
Mendominasi percakapan dalam memperkenalkan produk yang Anda tawarkan bisa menjadi boomerang dalam pemasaran bisnis Anda. Gunakan kata-kata yang padat, namun jangan lupa tokok tambah seperlunya.

2. Tidak lengkap
Melakukan apa saja setengah jalan adalah hal yang tidak baik. Persiapan lengkap dalam mempersembahkan penjualan termasuk secara mental, fisik, pakaian, perlengkapan produk dan sebagainya.

3. Tidak Melakukan Ulasan
Kegiatan penelitian yang sering dilakukan oleh perusahaan besar, dapat memberi gambaran umum sebelum terus memasuki pasar. Sebaiknya Anda juga harus melakukan penelitian, misalnya dengan mengamati habit pelanggan di suatu daerah atau menentukan lokasi yang tepat dalam mengadakan penjualan jika bisnis Anda bersifat mobile. Ini untuk memastikan pekerjaan promosi dan presentasi produk Anda tidak sia-sia.

4. Memberi Informasi Produk Yang Kurang Memuaskan
Kesalahan yang sering dilakukan adalah memberikan informasi yang kurang tepat dan membingungkan. Pembeli yang pintar akan memberikan persepsi yang negatif terhadap usaha Anda.

5. Kurang Tanggapan
Kurang menanggapi pertanyaan atau pendapat pelanggan juga dapat menggagalkan usaha Anda. Merespons merupakan salah satu keharusan bagi menunjukkan penghargaan terhadap para pelanggan.

6. Terlalu Awal Mengajukan Pertanyaan "Beli yang mana?"
Banyak penjual yang hanya deskripsi singkat dan terus bertanya "Mau beli yang mana?". Kadang kala ada yang lansung tidak memberi salam tetapi terus menyambut kedatangan calon pembeli dengan pertanyaan tersebut. Cara ini kurang efektif karena dapat memberi tekanan psikologis kepada calon pembeli sehingga menimbulkan perasaan kurang nyaman.

7. Banyak Janji dan Berbicara
Jika Anda menawarkan produk Anda dengan konsep hiperbola, terlalu membesar-tambah, maka tidak ada bedanya dengan penjual obat yang mencanangkan dagangannya dan berteriak-teriak di tengah pasar.

8. Terlalu sering Mengkritik Produk Pesaing
Membandingkan suatu merek dengan merek lain adalah hal yang wajar dalam menarik minat beli konsumen. Namun jika dilakukan tanpa tujuan kokoh dan terlalu banyak mencemooh produk pesaing, maka Anda sendiri yang akan nampak hina karena strategi tersebut.

9. Menggunakan Gaya Percakapan Yang Senada
Pembeli datang ke tempat Anda dengan berbagai birokrasi dan berbagai usia. Jadi dalam komunikasi, belajarlah mengadaptasikan diri dengan berbagai ragam tersebut.

10. Tidak Mampu Memahami Kebutuhan Pembeli
Sama dengan hal ke-9, setiap orang mungkin memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda-beda. Anda harus mencoba memahami dan menyelidiki keinginan nyata dan kebutuhan konsumen Anda.

11. Leka Berdebat
Ada calon pembeli yang mungkin ragu dan tidak setuju dengan produk atau pendapat Anda. Memaksa mereka untuk menerima pendapat Anda hanya akan menyebabkan perdebatan panjang. Hindari dari melakukannya dan mengalahlah sekali sekala.

12. Suasana Tegang
Kesalahan lain yang sering dilakukan dalam menawarkan produk atau layanan kepada para pelanggan adalah suasana yang kurang menyenangkan. Untuk itu, selain menyediakan tempat yang nyaman, suasana diskusi yang bersahaja harus diadakan. Maka senyumlah dengan ceria.

13. Menunjukkan Raut Wajah Kecewa
Siapapun pasti akan merasa kecewa jika apa yang telah diusahakan tidak mendatangkan keberhasilan; ini termasuk ketika menawarkan produk dan gagal menarik minat calon pembeli. Jadi, jika dapat jangan tunjukkan raut wajah kecewa atau marah bila calon pelanggan tidak jadi membeli. Jika Anda tetap tersenyum menerima keputusan calon pembeli, maka percayalah suatu hari nanti mereka akan mempertimbangkan apa yang Anda tawarkan.