Showing posts with label ANIMAL. Show all posts
Showing posts with label ANIMAL. Show all posts

burung ences pemakan madu



burung ences? tahukah anda sebenarnya burung ences itu adalah burung apa? burung ences adalah burung pemakan madu yang berwarna hijau seperti burung perenjak. burung ences ini terdapat di Jawa. suara burung ences tergolong merdu. Jika di pagi hari biasanya kita sering mendengar suara burung tersebut sekitar pukul 5.30, masih agak gelap suasananya. Suara burung ences ini jika ditiru menggunakan mulut kita maka akan berbunyi seperti ini "wiceh, wiceh, wiceh, wiceh". Nah begitulah suaranya. Burung ences dibagi menjadi dua yaitu burung ences jantung dan burung ences biasa.

burung ences jantung
Burung ences jantung mempunyai paruh yang lebih panjang daripada burung  ences biasa. burung ences jantung ini hanya memakan madu dari jantung pohon pisang. Burung ences biasa mempunyai paruh yang agak panjang, tetapi tidak sepanjang paruh burung ences jantung. Makanan burung ences biasa ini adalah madu, nektar maupun buah - buahan yang manis seperti pisang. Jika kita ingin merawat burung ences biasa haruslah teliti dan jeli. Untuk memberi makan burung ences ini terlihat susah bukan? Kadang  burung ences biasa tidak mau memakan buah pisang dan hanya mau memakan madu. Untuk mengatasinya, di kandang burung ences ini kita beri dua macam makanan yaitu pisang dan air gula. Pisang untuk membiasakan agar burung ences mau

burung ences biasa
memakan buah dan air gula untuk menggantikan madu. Bisa air gula pasir ataupun air gula aren atau nira. Selanjutnya sediakan wadah khusus untuk minuman burung ences ini. Oh iya, usahakan kandang diberi penghalang agar binatang seperti semut tidak bisa masuk  kedalam kandang karena jika semut masuk kedalam kandang maka akan mengerubuti gula pasir dan makanan pisang. Selain itu semut juga akan menyerang burung ences ketika tertidur dan akhirnya mati. Nah, itu sedikit pengetahuan tentang burung ences pemakan madu. Semoga bermanfaat

Penulis: Andi Akhmad

jenis - jenis burung murai



Murai Batu Medan Merupakan jenis burung yang paling banyak digandrungi masyarakat Indonesia.

Murai batu medan merupakan burung paling baik dari seluruh burung murai batu yang hidup di Indonesia.
murai batu termasuk dalam golongan Family Turdidae.Menyebar di semua pulau Sumatra,Kalimantan,serta beberapa pulau jawa.


Jenis-jenis Murai batu yang dikenal di Indonesia adalah sebagai berikut:

→ Murai batu medan, Bukit Lawang, Bohorok, kaki G Leuser wilayah Sumatra Utara. Panjang ekor 27 – 30 cm.
→ Murai Aceh, di kaki G Leuser wilayah Aceh. Panjang ekor 25 – 30 cm.
→ Murai batu Nias, panjang ekor 20 – 25 cm. Ekor keseluruhan berwarna hitam.
→ Murai Jambi, hidup di Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi.
→ Murai batu Lampung, hidup di Krakatau, Lampung. Ukuran tubuh lebih besar dari Murai Medan. Panjang ekor 15 – 20 cm.
→ Murai Banjar (Borneo), jenis ini paling populer di Kalimantan, karena sering merajai berbagai lomba di Kalimantan. Penyebaran di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Panjang ekor 10 – 12 cm.
→ Murai Palangka (Borneo), panjang ekor 15 – 18 cm. Hidup di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
→ Larwo (Murai Jawa), hidup di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tubuh jauh lebih kecil dari murai medan. Jenis ini sudah sangat langka ditemukan. Panjang ekor 8 – 10 cm.



Selain dari 8 sub-spesies murai batu di atas, masih ada murai batu yang berasal dari negeri tetangga, yaitu :


1.Murai batu Malaysia, wilayah Penang. Ekor tipis dan panjang sekitar 30 – 33 cm dan postur tubuh lebih besar dari murai medan.


2.Murai batu Thailand, hidup di perbatasan Thailand dan Malaysia, tubuh lebih besar dari murai medan, panjang ekor 32 – 35 cm dan warna hitam mengkilat indigo (kebiru-biruan).

3.Murai batu Philippine, wilayah Luzon dan Catanduanes. Jenis ini lebih tepat disebut murai hias, karena memiliki warna tubuh yang sangat indah.


Murai batu serta kerabatnya dikelompokkan dalam beberapa species, 
sebagai berikut:


   1. Copsychus malabaricus (White Rumped Shama)

   2.Copsychus luzoniensis (White Browed Shama)

   3.Copsychus niger (White Vented Shama)

   4.Copsychus cebuensis (Black Shama)

   5.Trichixos pyrropygus (Orange Tailed Shama / Rufous Tailed Shama)