Cara Menulis Notula dan Penjelasan Seminar

Mendengarkan Informasi dalam Seminar
Anda akan mendengarkan seminar. Setelah itu, Anda akan mencatat pokokpokok pembicaraan, merangkum isi pembicaraan, dan menanggapi rangkuman.
Melestarikan warisan budaya dapat dilakukan dengan menjaga dan merawat peninggalan tersebut. Berbagai acara digelar untuk membangkitkan semangat agar tetap melestarikan peninggalan nenek moyang. Kegiatan itu di antaranya diskusi, talkshow, dan seminar.
Seminar
Seminar merupakan satu bentuk diskusi yang digunakan untuk mencari kesepakatan langkah atau pandangan dalam menghadapi persoalan. Pernahkah Anda mengikuti atau melakukan seminar? Dalam seminar terdapat beberapa unsur agar seminar dapat berjalan dengan baik. Unsur-unsur seminar tersebut terdiri atas moderator, penyaji atau narasumber, notulis, dan peserta seminar. Gagasan dan masalah dapat disajikan dalam bentuk makalah.  Makalah merupakan karya ilmiah yang pada umumnya berisi opini (pendapat). Makalah bersifat argumentatif. Makalah harus memenuhi syarat-syarat umum sebuah karya ilmiah, yaitu objektif, faktual, logis, sistematis, menggunakan metode ilmiah, dan menggunakan bahasa yang benar.
Sebuah seminar memiliki satu pokok bahasan masalah. Untuk mendapatkan informasi yang tepat dalam seminar, Anda harus mencatat pokok-pokok pembicaraan dalam seminar. Pokok-pokok pembicaraan terdiri atas siapa yang berbicara dan apa isi pembicaraan. Isi pembicaraan dalam seminar meliputi:
a.        latar belakang pembahasan masalah dalam seminar;
b.       masalah yang dibahas;
c.        tujuan pembahasan masalah dalam seminar;
d.       proses pembahasan masalah dalam seminar; dan
e.       kesimpulan dari pembahasan masalah dalam seminar.

Cara Menulis Notula Rapat

Anda akan mencatat perbedaan dan persamaan antara dua notula rapat. Setelah itu, Anda akan menemukan pola penulisan notula rapat yang lengkap dan menulis notula rapat.
Notula adalah catatan singkat mengenai jalannya rapat. Unsur-unsur notula rapat ditulis berdasarkan urutan materi dan tujuan rapat, waktu rapat, tempat rapat, peserta, acara rapat atau pelaksanaan, jalannya rapat, dan keputusan rapat atau hasil rapat. Selain itu, notula dapat digunakan dalam seminar atau diskusi. Sebelum Anda menulis notula, baca dan pahami contoh-contoh notula rapat berikut ini! Notula Rapat 1
Notula Rapat Pengamatan Benda-Benda Bersejarah
A. Waktu
1.    Hari, tanggal       :               Kamis, 14 Februari 2008
2.    Tempat :               Ruang OSIS SMA Nasional, Yogyakarta
3.    Waktu   :               Pukul 10.00–11.30

B. Pelaksanaan
Acara rapat sebagai berikut.
1.    Pembukaan
2.    Pengarahan oleh guru pembimbing
3.    Membahas program kerja oleh ketua OSIS SMA Nasional
4. Pemilihan panitia pengamatan benda-benda bersejarah di Sangiran dipandu oleh ketua OSIS SMA Nasional 5. Penutup
C.      Hasil Pertemuan
Penyampaian program oleh ketua OSIS SMA Nasional. Rapat kali ini membahas tentang pengamatan benda-benda bersejarah di Sangiran. Berkaitan dengan kegiatan tersebut, perlu dilakukan pembentukan panitia pengamatan.
Hasil pembentukan panitia kegiatan pengamatan di Sangiran.
1.        Ketua              : Daniel Endra Wijaya
2.        Wakil              : Ridina Dewi
3.        Sekretaris      : Septiana Utari 4. Bendahara             : Monalisa Nugraheni
5.              Seksi-seksi sebagai berikut.
a.         Seksi dana             : Beni Setia
b.        Seksi akomodasi dan perizinan         : Roy Mokoginta
c.         Seksi konsumsi     : Eva Celia
Yogyakarta, 14 Februari 2008


Sekretaris OSIS SMA Nasional            Ketua OSIS SMA Nasional
                                                     Septiana Utari                               Daniel Endra Wijaya
Notula Rapat 2
Notula Rapat Pengamatan Benda-Benda Bersejarah
1. Materi dan Tujuan Rapat
    Materi rapat membahas program kerja OSIS SMA Nasional, Yogyakarta.
                Tujuan rapat sebagai berikut.
                a. Menampung pendapat tentang program kerja OSIS SMA Nasional.
                b. Membahas rencana pengamatan benda-benda bersejarah.
                c . Pembentukan panitia pengamatan benda-benda bersejarah.
2. Waktu
    Hari, tanggal   : Kamis, 14 Februari 2008
    Waktu               : Pukul 10.00–11.30
3. Tempat
     Ruang OSIS SMA Nasional, Yogyakarta
4. Peserta
    Rapat dihadiri oleh guru pembimbing, pengurus OSIS, dan perwakilan siswa kelas dua.
5. Pelaksanaan
    Acara rapat sebagai berikut.
a. Pembukaan
b. Pengarahan oleh guru pembimbing
c. Membahas program kerja oleh ketua OSIS SMA Nasional
d. Pemilihan panitia pengamatan benda-benda bersejarah di Sangiran dipandu oleh ketua OSIS SMA     Nasional
e. Penutup
    Rapat dimulai pada pukul 10.00. Rapat berjalan dengan tertib. Semua peserta mengikuti rapat sampai          selesai.      Rapat diawali dengan pembukaan oleh Ketua OSIS SMA Nasional. Dilanjutkan dengan pengarahan mengenai prosedur

pengamatan oleh Bapak Joko, selaku guru pembimbing. Selanjutnya, rapat membahas program kerja SMA Nasional Yogyakarta. Rapat juga memilih panitia pengamatan yang akan diadakan di Sangiran. Rapat ditutup oleh saudara Daniel selaku Ketua OSIS SMA Nasional. Rapat berakhir pada pukul 11.30.

6.       Keputusan Rapat
Program disampaikan oleh Ketua OSIS SMA Nasional. Rapat membahas pengamatan benda-benda bersejarah di Sangiran. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembentukan panitia pengamatan.
Hasil pembentukan panitia kegiatan pengamatan benda-benda bersejarah.
a.         Ketua              : Daniel Endra Wijaya
b.        Wakil              : Ridina Dewi
c.         Sekretaris      : Septiana Utari
d.        Bendahara     : Monalisa Nugraheni
e.        Seksi-seksi sebagai berikut.
1)        Seksi dana                                             : Beni Setia
2)        Seksi akomodasi dan perizinan         : Roy Mokoginta
3)        Seksi konsumsi                                     : Eva Celia
Yogyakarta, 14 Februari 2008

Sekretaris OSIS SMA Nasional             Ketua OSIS SMA Nasional
            Septiana Utari                               Daniel Endra Wijaya
A.       Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
1.        Apa judul notula tersebut?
2.        Apa yang tertulis dalam notula tersebut?
3.        Hal apa yang disampaikan dalam notula?
4.        Siapa yang bertanda tangan dalam notula?
5.        Apakah jabatan mereka?
B.       Lakukan kegiatan berikut dengan teman sebangku!
1.        Bandingkan notula 1 dan notula 2!
2.        Catatlah perbedaan dan persamaan dari kedua notula tersebut!
3.        Temukan pola penulisan notula rapat yang lengkap dari kedua notula itu. Selanjutnya, bandingkan pola penulisan notula rapat yang telah Anda temukan!
Lakukan kegiatan berikut!
1.        Bentuklah kelompok. Kemudian, adakan rapat yang membicarakan sesuatu dengan kelompok Anda di depan kelas. Sebelumnya tentukan permasalahan yang akan Anda rapatkan!
2.        Kelompok lain yang tidak mendapat giliran maju ke depan kelas membuat notula rapat sesuai penjelasan yang telah Anda terima.
3.        Sampaikan notula rapat yang dibuat kelompok Anda!
4.        Berikan tanggapan mengenai kelengkapan notula rapat yang dibuat kelompok lain!

5.        Perbaikilah notula rapat yang Anda tulis!

Artikel Terkait