MARKETING REVOLUTION DALAM BISNIS

Tags


Assalamualaikum w.w. Kali ini kita akan mempelajari tentang maketing revoution, yaitu bagaimana cara kita membuka dan melakukan sebuah bisnis.hal ini sangatlah penting dilakukan oleh para enterpreneur dan para manajer ataupun kalian yang ingin membuka sebuah usaha agar usaha kalian lancar.
Marketing Revolution
Adalah ilmu yang menyampaikan penawaran kepada targetmarket sehingga terjadi penjualan yang berkesinambungan secara cepat
Marketing termasuk sebagai ilmu dan seni yang mempelajari tentang pengiklanan, penjualan, sales dll
Tujuan marketing
1.       Menukarkan nilai tambah yang ada ke sebanyak mungkin pembeli sehingga terjadi konsensus antara penjual dan pembeli tercapai laba dan untung
Terdapat dua aliran dalam marketing
1.       Aliran “mengingatkan”, brandin/soft selling
Aliran branding atau soft selling ini membutuhkan biaya iklan yang tinggi, kadang tidak signifikan dengan penjualan. Artinya  ketika kita memakai aliran soft selling terkadang keuntungan dari penjualan menjadi sedikit, namun lama kelamaan akan semakin untung. Aliran soft selling ini menggunakan banyak iklan agar dikenal oleh para target pasar dan selalu teringat akan produk yang diiklankan dan diharapkan produk tersebut akan mempunyai sebuah branding/ mempunyai nama di masyarakat. Contoh : iklan di media massa (tv, internet) berulang – ulang. Dalam penggunaan aliran awalnya memang membutuhkan modal yang sangat besar karena produknya diiklankan lewat berbagai jalan seperti iklan di media massa,internet, spanduk, poster, baliho, sponsorship, dll. Setelah beberapa periode melakukan pengiklanan maka akan di survey sarana pengiklanan yang tepat. Semisal perusahaan x melakukan pengiklanan besar –besaran lewat berbagai media massa, internet, spanduk, baliho, sponsorship. Setelah sebulan kemudian perusahaan tersebut melakukan survey tentang pengiklanan tersebut. Ternyata banyak masyarakat yang mengetahui tentang produk perusahaan x dari pengiklanan di media massa tv juga internet dan masyarakat yang mengetahui produk perusahaan x dari baliho dan spanduk juga sponsorship sangatlah sedikit. Kemudian perusahaan x memutuskan untuk menggunakan saranapengiklanan lewat tv dan internet untuk memangkas biaya pengiklanan.

Perbedaan antara marketing klasik dan marketing revolution
1.       Marketing klasik
Marketing klasik bersifat top down yang artinya ada strategi baru dijalankan taktik yang melalui empat tahap
1.       Penetapan tujuan
2.       Marketing riset
3.       Perumusan strategi
4.       Alokasi sumber daya
Artinya marketing klasik itu sebelum mendirikan perusahaan perlu di survey terlebih dahulu melalui empat tahap diatas

2.       Marketing revolution
Marketing revolution bersifat bottom up yaitu menjalankan taktik dahulu baru menyusun strategi. Yaitu dijalankan dahulu baru di survey. Semua diukur dari berapa keuntungan yang dihasilkan


Ahli marketing Mark Joyner mengatakan “Pokok yang paling penting dalam bisnis bukan kantor, bukan IT, bukan produk dll, tapi yang paling penting adalah PENAWARAN”
Jadi dalam marketing itu yang paling penting adalah penawaran, tapi juga jangan mengesampingkan yang lainnya.
Berikut ini adalah fokus marketing . Jadi ketika kita ingin menjual sebuah produk maka yang harus kita utamakan adalah pada cara kita melakukan marketing dalam produk yang akan kita jual kepada konsumen. Pertanyaan pertama yang akan muncul dalam marketing adalah : Bagaimana menciptakan penawaran yang menarik?

Setelah mendapat penawaran maka pasti akan ada pertanyaan dari konsumen
1.       Apa yang anda tawarkan?
2.       Berapa harganya? (ada harga ada kualitas) sesuaikan harga dengan kualitas)
3.       Apa sih keuntungannya buat saya? Beri kesan pada produk anda
4.       Kenapa saya harus percaya anda? Kejujuran diutamakan dan selalu meyakinkan
5.       Kenapa saya harus beli sekaranng? Beri sesuatu yang lebih pada produk anda semisal diskon dan lainnya
Yang perlu diperhatikan juga adalah konsumen. Konsumen mempunyai dua kondisi yang sangat didambakan.
Berikut dua kondisi dambaan konsmen
1.       Meningkatkan kenikmatan (sesuatu yang instan) seperti mie instan, dulu surat sekarang sms, dll
2.       Kesengsaraan berkurang. Konsumen senang dengan produk yang mempunyai tingkat kesengsaraan sedikit semisal saja pada suatu barang diberi garansi. Contoh lainnya begini, jika sekarang anda sedang butuh pekerjaan dan anda ditawarkan pada dua pilihan yang anda kuasai. Anda ditawarkan untuk bekerja di perusahaan A dengan gaji 2 juta perbulan sebagai akuntan dengan catatan anda harus rajin. Dan anda juga ditawarkan di perusahaan B dengan gaji 10 juta sebagai sebagai akuntan, namun di daerah tersebut rawan konflik berdarah. Apa yang akan anda pilih? Perusahaan A atau B? yang akan kita pilih pasti perusahaan A karena tingkat kesengsaraannya yang rendah.
Bagaimana cara meningkatkan kenikmatan pada konsumen?
1.       Yaitu dengan cara meningkatkan dengan cara memberi nilai tambah
Con: program berhadiah (beli hp dapat hadiah asesoris)

Macam – macam program hadiah untuk meningkatkan kenikmatan dan kepercayaan pada konsumen
1.       Program hadiah yang terkait dengan produk yang dijual Contoh: membeli hp dapat hadiah casing hp dan asesorisnya
2.       Program hadiah yang terkait dengan produk misal : beli sepatu mendapat hadiah  sepasang sandal
3.       Program hadiah yang sama sekali tidak terkait  dengan produk yang dijual misal: membeli mobil dapat hadiah mesin cuci

Tips memberi hadiah agar konsumen semakin tertarik dan percaya
1.       Cari hadiah yang kesannya mahal
2.       Diberi syarat tertentu (beli minimal 500 ribu maka akan dapat hadiah barang x )
3.       Dengan memberi kupon ( setelah 5 kupon maka geratis X)
4.       Mengingatkan pelanggan yaitu dengan kado surprise seperti memberi ucapan selamat hari ramadhan atau apa
5.       Diskon, dengan memberi diskon berbatas waktu. Misal memberi diskonspektakuler up to 20% tanggal 16-17 Agustus 2015.
Dalam penawaran, konsumen juga memiliki macam – macam keraguan. Oleh karena itu kita harus memberi solusi dari keraguan tersebut
Solusi keraguan konsumen. Umumnya manusia akan senang ketika diberi solusi, maka berikanlah konsumen dengan solusi seperti dibawah ini:
1.       Pada suatu produk diberi garansi / money back con: jika ada yang lebih murah maka akan kami bayar selisihnya, pada bengkel melayani ganti oli geratis maksudnya geratis ganti olinya dan hanya bayar olinya saja.
2.       Coba sebelum beli
Di amerika jika ada orang yang ingin membeli kuda poni maka orang tersebut diijinkan untuk mencoba kuda tersebut selama seminggu dan kemudian apabila pelanggan tidak cocok boleh dikembalikan kuda tersebut.
3.       Tunjukkan hasil testimoni
(sebelumnya gemuk jadi langsing)
4.       Tepat target konsumennya
Ibu hamil ditawari perlengkapan bayi
5.       Bayar berdasarkan hasil
Kursus di kami, jika anda tidak lulus maka uang kembali 100% con: pernah diterapkan oleh bimbingan primagama

Tiga Fokus Marketing (USP)
Terdapat tiga fokus yang harus diperhatikan dalam menjalankan marketing yang disingkat (USP)
1.       Ultimate advantage (diubah dan ditambah) jadi strateginya bisa diubah atau ditambah
2.       Sensational offer (memberi iklan yang sangat meyakinkan dan sensasional)
3.       Powerful promise (memegang kuat janji dan apa yang ditawarkan)

Beberapa contoh jurus marketing, cara marketing yang sangat berpengaruh
1.       Jurus KFC = > pelayanan pada kfc, pesen burger kemudian pelayannya menawari “mau tambah es krimmnya? Atau tambah minumnya pak” dari survey oleh tim kfc, dengan metode seperti ini dapat meningkatkan penjualan.
2.       Jurus narkoba, penawaran dengan serius dan hati – hati
Con: ada barang baru, kualitas bagus, aslinya sejuta dan diberi diskon 50% maka semakin tertarik, kemudian beli lagi dan diskonnya semakin diturunkan menjadi 25% dan menjadi harga normal seperti pada iklan pure it. Dulu waktu pertamnya pure it berharga 500 ribu dan kemudian sekarang menjadi 1,5 juta

3.       Yang ketiga adalah jurus anak kecil.
Yaitu tidak berfikir gede tapi semuanya deal atau menerima / setuju. Meskipun dengan keuntungan kecil tapi banyak pellanggannya dan semua pelanggannya deal / puas.
 
“ Tentulah baik menjadi orang penting tetapi penting menjadi orang baik”
 

Artikel Terkait