Bayi lebih Kecil dari Usia Kandungan, Bahaya!

Tags

Bayi normal dilahirkan dengan berat badan anggaran 3,4 sampai 3,5 kg, tetapi bayi SGA dilahirkan lebih kecil dibandingkan bayi normal pada usia kandungan yang sama.








Keriteria ukuran bayi lebih kecil dibandingkan usia kehamilan:

  1. Berat lahir kurang dari 10 persen dari usia kehamilan (minggu kehamilan).
  2. Berat dan ukuran bayi ini kecil, kurang dan 90% berat bayi pada usia kehamilan sama.
  3. Berat bayi berada lebih daripada0% berat badan di bawah garis pembesaran bayi dalam kandungan.




Apakah jenis-jenis bayi lebih kecil dari usia kandungan?

Bayi SGA:


  1. Cukup bulan atau prematur.
  2. Bayi cukup bulan tetapi beratnya kurang dari 2.5kg.
  3. Jenis-jenis bayi SGA:


Setara- pembesaran keseluruhan yang seimbang
Tidak setara - misalnya kepala lebih besar dibandingkan dengan bagian tubuh lain.

Apakah yang menyebabkan bayi lebih kecil dari usia kehamilan terjadi?

  1. Keturunan - orang tua yang berukuran kecil akan melahirkan bayi yang kecil juga
  2. Pembesaran konten yang terhambat (IUGR).
  3. Apakah pembesaran dalam konten yang terhambat (IUGR- Intra Uterine Growth Retardation)?


Pertumbuhan bayi dalam rahim terhambat karena terjadinya kekurangan pasokan oksigen ke bayi dalam kandungan. Faktor yang mengganggu aliran darah ke bayi dalam rahim ibu dapat menyebabkan IUGR.



Apakah faktor-faktor risiko penyebab IUGR?

Faktor risiko bayi lebih kecil dari usia kandungan seperti berikut:

Faktor Ibu

  1. Ibu hamil yang terlalu muda atau ibu yang telah lanjut usia
  2. Ibu yang menderita tekanan darah tinggi
  3. Kandungan gula dalam darah yang tidak terkontrol
  4. Sakit ginjal yang kronis
  5. Infeksi kuman
  6. Kekurangan gizi
  7. Ibu yang merokok

Faktor bayi

  1. bayi kembar
  2. Infeksi kuman
  3. Cacat saat lahir
  4. Kromosom yang tidak normal

Faktor Uri (Placenta)

  1. Uri yang tercerai dari rahim sebelum waktunya (abruptio placenta)
  2. Uri terletak di bagian bawah rahim (placenta praveia)
  3. Gangguan aliran darah ke plasenta
  4. Apakah sifat-sifat bayi SGA?


Bayi SGA yang cukup bulan, terlihat matang tapi berukuran kecil dan mungkin memiliki sifat-sifat berikut:


  1. Terlihat cukup bulan (matang)
  2. Kurus, kecil dan kurang jaringan lemak
  3. Kulit keriput
  4. Keseluruhan tubuh kemerahan
  5. Mengalami gangguan pernafasan
  6. Terlihat lesu karena kekurangan gula dalam darah
  7. Apakah kemungkinan masalah yang akan dihadapi oleh bayi SGA?


Komplikasi awal pada bayi lebih kecil dari usia kandungan:

  1. Hypoglysemia - Kurang gula dalam darah
  2. Policytemia - Berlebihan sel darah merah dalam darah
  3. Hipotermia-tidak dapat mempertahankan suhu tubuh
  4. Mengalami gangguan pernafasan
  5. Ikterus
  6. Ketidak seimbangan garam mineral dalam darah (electrolyte unbalance)
  7. Kebiru-biruan akibat kurang oksigen
  8. Tidak stabil saat kelahiran

Komplikasi lewat:
Tergantung pada sebab terjadinya SGA, Contoh - Kasus kromosom yang tidak normal seperti Sindrom Edward s dapat menyebabkan risiko kematian pada minggu pertama kelahiran.
Sebagian bayi ini akan tumbuh seperti bayi biasa sementara sebagian mengalami pembesaran yang lambat.
Berisiko mengalami penyakit kronis ketika meningkat dewasa seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan masalah jantung.

Bagaimanakah cara menangani bayi SGA?

Perawatan khusus sesuai kondisi berdasarkan dan kebutuhan bayi tetapi kebanyakan bayi ini membutuhkan:

  1. Pengawasan kadar gula dalam darah
  2. Menyusui yang awal dan sering kali


Sebagian bayi mungkin perlu dimasukkan ke bangsal bayi (Neonatal) untuk:

  1. Pemberian susu berkalori tinggi melalui tabung
  2. Air dektros melalui intravena
  3. Bantuan pernafasan
  4. Pertukaran darah
  5. Pengobatan fototerapi untuk penyakit kuning
  6. Apakah langkah yang bisa diambil untuk menghindari SGA?


Perawatan selama kehamilan yang sangat penting yaitu:

  1. Awasi kesehatan ibu
  2. Rawat ibu bermasalah seperti tekanan darah tinggi
  3. Pantau pertumbuhan janin dalam kandungan
  4. Periksa urin untuk mendeteksi keluar biasaan
  5. Efek cacat pada janin
  6. Rencanakan kelahiran yang aman

Artikel Terkait